• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Financial Analysis
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Financial Analysis
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Penerapan Strategi Mitigasi Risiko Selisih Saldo pada Sistem SIPD di BKAD Kabupaten Kulon Progo

    Thumbnail
    View/Open
    21213018.pdf (2.542Mb)
    Date
    2025
    Author
    Asmahani, Najla Uzdah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penggunaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) pada pemerintahan daerah untuk menyusun laporan keuangan masih menghadapi berbagai hambatan dan risiko. Pada Januari 2025, ditemukan adanya selisih saldo antara LPJ Bendahara Penerimaan dengan LRA Bidang Akuntansi di BKAD Kabupaten Kulon Progo. Kondisi ini berdampak pada penurunan kualitas laporan keuangan yang dihasilkan, sehingga diperlukan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai identifikasi penyebab selisih saldo serta evaluasi efektivitas penerapan strategi mitigasi risiko terhadap permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya selisih saldo dan mengevaluasi strategi mitigasi risiko yang telah diterapkan di BKAD Kabupaten Kulon Progo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara personal dengan enam pegawai yang terlibat langsung dalam penggunaan SIPD serta satu orang mahasiswa magang di Subbagian Keuangan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kulon Progo. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat tiga faktor utama penyebab selisih saldo, antara lain kurangnya pemahaman pegawai terhadap SIPD, kurang cermatnya pegawai dalam memproses data, serta lemahnya komunikasi antar pegawai. Strategi mitigasi risiko yang telah diterapkan berupa rekonsiliasi data dan pemantauan rutin yang dilakukan oleh Kepala BKAD Kabupaten Kulon Progo dinilai cukup efektif. Namun, dalam pelaksanaannya masih menghadapi kendala seperti, keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) pada bagian bendahara penerimaan serta belum optimalnya koordinasi antar pegawai.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58535
    Collections
    • Financial Analysis [22]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV