Karakteristik dan Hasil Penatalaksanaan Pasien Ketoasidosis Diabetik di RSUD Wonosari Periode 2018–2023
Abstract
Latar Belakang: Ketoasidosis diabetik (KAD) adalah komplikasi akut diabetes
yang berisiko tinggi dan memerlukan penanganan cepat. Evaluasi karakteristik
klinis dan penatalaksanaan awal di IGD penting untuk meningkatkan luaran
pasien, khususnya di rumah sakit daerah.
Tujuan: Mengetahui karakteristik klinis, laboratorium, tatalaksana awal, dan
luaran pasien KAD di IGD RSUD Wonosari periode 2018–2023.
Metode: Penelitian deskriptif retrospektif ini menganalisis pasien KAD yang
memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan dari rekam medis dan dianalisis
secara deskriptif.
Hasil: Dari 25 pasien KAD yang tercatat selama periode 2018–2023, sebanyak 18
pasien memenuhi kriteria inklusi. Mayoritas pasien adalah perempuan (61,1%) dan
berusia 18–59 tahun (61,1%). Sebagian besar menderita diabetes melitus tipe 2
(94,4%). Sebanyak 50% pasien datang dalam kondisi compos mentis, sisanya
mengalami penurunan kesadaran. Gejala utama meliputi lemas (100%),
mual/muntah (72,2%), dan sesak napas (38,9%). Komorbid terbanyak adalah
infeksi (44,4%) dan komplikasi paling sering mengenai sistem neurologi dan
nefrologi (38,9%). Rerata glukosa darah awal sebesar 534,9 ± 194,5 mg/dL,
disertai temuan leukositosis, anemia, gangguan fungsi ginjal, serta kadar
osmolalitas >320 mOsm/kg pada 13 pasien yang mengarah pada KAD-HHS
campuran. Seluruh pasien mendapat terapi cairan dan insulin, dan 11,1%
menerima koreksi elektrolit. Rata-rata lama rawat inap adalah 7,72 ± 3,59 hari,
dengan 88,9% pasien membaik dan 11,1% meninggal dunia.
Kesimpulan: Pasien KAD didominasi oleh perempuan, jenis DM tipe 2,
mengalami hiperglikemia berat, setengahnya mengalami penurunan kesadaran
dan sebagian besar mengalami komorbid infeksi. Penanganan awal KAD di IGD
RSUD Wonosari umumnya telah sesuai dengan pedoman klinis. Sebagian besar
pasien menunjukkan luaran yang baik, meskipun mortalitas masih terjadi pada
pasien dengan kondisi berat. Deteksi dini dan penanganan yang cepat tetap
menjadi kunci dalam memperbaiki prognosis pasien KAD.
Collections
- Medical Education [2860]
