Show simple item record

dc.contributor.authorAnnisa, Triani
dc.date.accessioned2025-10-30T01:41:42Z
dc.date.available2025-10-30T01:41:42Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58496
dc.description.abstractWork-Life Integration merupakan kemampuan individu untuk mengelola dan menyatukan tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi secara harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Flexible Working Arrangement dengan Work-Life Integration pada karyawan Generasi Z. Hipotesis dalam penelitian ini menyatakan bahwa terdapat hubungan positif antara Flexible Working Arrangement dan Work-Life Integration. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan metode simple random sampling, melibatkan 305 partisipan berusia 17–28 tahun yang sedang bekerja. Data dikumpulkan melalui kuesioner online menggunakan alat ukur Cognitive Demands of Flexible Work untuk Flexible Working Arrangement dan Work-Life Boundary Enactment untuk Work-Life Integration, dan dianalisis menggunakan JASP 0.18.3.0, mencakup uji normalitas, linearitas, dan hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara FWA dan WLI pada karyawan Generasi Z, yang berarti semakin fleksibel pengaturan kerja, semakin tinggi tingkat integrasi antara kehidupan kerja dan pribadi yang dirasakan oleh karyawan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectWork-life Integrationen_US
dc.subjectFlexible Working Arrangementen_US
dc.subjectGenerasi Zen_US
dc.titleHubungan Flexible Working Arrangement dengan Work-life Integration pada Karyawan Generasi Zen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21320040


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record