Hubungan Flexible Working Arrangement dengan Work-life Integration pada Karyawan Generasi Z
Abstract
Work-Life Integration merupakan kemampuan individu untuk mengelola
dan menyatukan tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi secara harmonis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Flexible Working
Arrangement dengan Work-Life Integration pada karyawan Generasi Z. Hipotesis
dalam penelitian ini menyatakan bahwa terdapat hubungan positif antara Flexible
Working Arrangement dan Work-Life Integration. Penelitian ini menggunakan
desain kuantitatif korelasional dengan metode simple random sampling, melibatkan
305 partisipan berusia 17–28 tahun yang sedang bekerja. Data dikumpulkan melalui
kuesioner online menggunakan alat ukur Cognitive Demands of Flexible Work
untuk Flexible Working Arrangement dan Work-Life Boundary Enactment untuk
Work-Life Integration, dan dianalisis menggunakan JASP 0.18.3.0, mencakup uji
normalitas, linearitas, dan hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat
hubungan positif antara FWA dan WLI pada karyawan Generasi Z, yang berarti
semakin fleksibel pengaturan kerja, semakin tinggi tingkat integrasi antara
kehidupan kerja dan pribadi yang dirasakan oleh karyawan.
Collections
- Psychology [249]
