Sistem Penyiraman Otomatis di Botanical SmartPark SMA UII
Abstract
Botanical SmartPark SMA UII menghadapi tantangan dalam mengelola penyiraman
tanaman yang selama ini dilakukan secara manual. Permasalahan utamanya meliputi efisiensi
waktu dan tenaga, dan ketidakkonsistenan jadwal penyiraman. Kondisi ini berdampak langsung
pada pertumbuhan tanaman yang tidak optimal dan mengakibatkan pemborosan sumberdaya air
yang signifikan. Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, dikembangkan sistem penyiraman
otomatis berbasis teknologi Internet of Things (IoT) yang terdiri dari jaringan sensor kelembaban
tanah, mikrokontroler, sistem kontrol katup air, dan aplikasi monitoring terintegrasi. Sistem ini
dirancang khusus untuk melakukan penyiraman secara otomatis berdasarkan penjadwalan yang
sesuai. Pengukuran performa sistem penyiraman otomatis dilakukan pada akurasi penjadwalan,
kestabilan, dan daya tanggap sistem. Akurasi penjadwalan dilakukan dengan membandingkan
waktu real sistem bekerja dengan waktu yang dijadwalkan. Kestabilan sistem dilihat pada durasi
pengujian sistem tanpa kegagalan. Dan daya tanggap sistem merupakan kecepatan sistem
merespon perintah ketika penyiraman dilakukan secara manual melalui aplikasi. Hasil
implementasi sistem dari segi teknis menunjukkan akurasi penjadwalan memiliki rata-rata selisih
2 detik. Selisih ini menunjukkan pada sistem dapat bekerja dengan akurasi penjadwalan yang
tinggi. Selain itu kestabilan sistem pada awal pemasangan memiliki beberapa kendala tapi masih
dapat diselesaikan. Sehingga pengambilan data dapat diambil pada hari ketujuh setelah
pemasangan, dan pengambilan data diambil selama 34 hari. Pengukuran performa juga dilakukan
pada daya tanggap sistem ketika diberi perintah menyiram secara manual melalui aplikasi. Dari
hasil pengukuran yang dilakukan sistem memiliki rata-rata selisih waktu ketika dinyalakan
sebesar 0.544 detik dan ketika dimatikan 0.692 detik. Sistem penyiraman otomatis yang
dirancang dilengkapi dengan desain modular yang adaptif, efisiensi penggunaan tenaga kerja,
nilai edukatif, dan ketahanan operasional dalam berbagai kondisi. Rancangan ini berhasil
mencapai tujuan proyek dengan menyelesaikan masalah efisiensi sekaligus memberikan manfaat
edukatif dan keberlanjutan lingkungan. Implementasinya di Botanical Smartpark SMA UII
menjadi model percontohan potensial untuk institusi pendidikan.
Collections
- Electric Engineering [890]
