Show simple item record

dc.contributor.authorPutra, Vivaldi Aiko
dc.date.accessioned2025-10-23T04:37:19Z
dc.date.available2025-10-23T04:37:19Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58359
dc.description.abstractPenelitian ini membahas dampak kebijakan Two Steps Immigration pasca keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) terhadap imigran Uni Eropa selama periode 2020–2025. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara menyeluruh bagaimana kebijakan tersebut memengaruhi kelompok imigran Uni Eropa baik dari segi akses legalitas tinggal, ekonomi, sosial, maupun hak-hak administratif, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kelompok non-imigran dan sistem pemerintahan Inggris secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan teori kebijakan publik oleh Thomas R. Dye sebagai kerangka analisis dan membahas lima aspek utama: dampak terhadap kelompok sasaran, kelompok non-sasaran, kondisi saat ini dan masa depan, biaya langsung, dan biaya tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan imigran, baik dalam akses terhadap pekerjaan, tempat tinggal permanen, maupun hak sosial. Kebijakan ini juga memengaruhi kelompok lain seperti pengusaha, universitas, dan masyarakat umum akibat kekurangan tenaga kerja dan meningkatnya beban sosial. Dalam jangka panjang, kebijakan ini menimbulkan tantangan administratif, sosial, dan ekonomi yang kompleks, sehingga perlu evaluasi lebih lanjut.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBrexiten_US
dc.subjectTwo Steps Immigrationen_US
dc.subjectImigran Uni Eropaen_US
dc.titleDampak Kebijakan Two Steps Immigration Pasca British Exit (Brexit) terhadap Imigran Uni Eropa Tahun 2020-2025en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20323048


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record