Dampak Kebijakan Two Steps Immigration Pasca British Exit (Brexit) terhadap Imigran Uni Eropa Tahun 2020-2025
Abstract
Penelitian ini membahas dampak kebijakan Two Steps Immigration pasca
keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) terhadap imigran Uni Eropa selama
periode 2020–2025. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara
menyeluruh bagaimana kebijakan tersebut memengaruhi kelompok imigran Uni
Eropa baik dari segi akses legalitas tinggal, ekonomi, sosial, maupun hak-hak
administratif, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kelompok non-imigran dan
sistem pemerintahan Inggris secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan teori
kebijakan publik oleh Thomas R. Dye sebagai kerangka analisis dan membahas
lima aspek utama: dampak terhadap kelompok sasaran, kelompok non-sasaran,
kondisi saat ini dan masa depan, biaya langsung, dan biaya tidak langsung. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini memberikan dampak signifikan
terhadap kehidupan imigran, baik dalam akses terhadap pekerjaan, tempat tinggal
permanen, maupun hak sosial. Kebijakan ini juga memengaruhi kelompok lain
seperti pengusaha, universitas, dan masyarakat umum akibat kekurangan tenaga
kerja dan meningkatnya beban sosial. Dalam jangka panjang, kebijakan ini
menimbulkan tantangan administratif, sosial, dan ekonomi yang kompleks,
sehingga perlu evaluasi lebih lanjut.
Collections
- International Relations [914]
