Show simple item record

dc.contributor.authorHerlambang, Gilang Surya
dc.date.accessioned2025-10-22T05:36:56Z
dc.date.available2025-10-22T05:36:56Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58344
dc.description.abstractProduktivitas merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur efisiensi dan efektivitas proses produksi pada industri manufaktur. PT Yamaha Indonesia sebagai perusahaan manufaktur yang berfokus memproduksi alat musik menghadapi permasalahan produktivitas khususnya pada kelompok kerja Soundboard Glue GP di bagian Assembly GP yang belum mencapai target yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas kerja operator dengan menggunakan metode Overall Labour Effectiveness (OLE), yang mencakup tiga indikator utama yaitu Availability Ratio, Performance Ratio, dan Quality Ratio. Selanjutnya, dilakukan analisis terhadap komponen dengan nilai yang terendah menggunakan pendekatan Root Cause Analysis (RCA) untuk mengidentifikasi akar permasalahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai Overall Labour Effectiveness (OLE), yang mengukur Availability Ratio, Performance Ratio, dan Quality Ratio, ditemukan bahwa rata-rata OLE mencapai 68%, jauh di bawah standar internasional 85%. Analisis mendalam dengan Root Cause Analysis (RCA), khususnya Fishbone Diagram dan 5 Whys, mengidentifikasi bahwa rendahnya Performance Ratio (93%) disebabkan oleh skill operator yang tidak merata, terdapat proses yang masih kurang efektif sehingga memerlukan wkatu yang cukup lama, serta tidak adanya alat bantu untuk mengangkat soundboard dan jumlah botol lem yang tidak mencukupi, sementara Quality Ratio yang rendah (78%) diakibatkan oleh ketidaksesuaian dimensi pada proses pemasangan backbeam. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan rekomendasi berupa pelatihan secara berkala terhadap operator baru dan operator lama, penggunaan air nailer pada proses pemasangan paku pada backpost, penambahan tinggi pada meja coak cukur, membuat tempat untuk botol lem dan menyediakan botol lem pada proses-proses yang membutuhkan lem, dan membuat stopper pada saat pemasangan backbeam pada proses arimizo.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectOverall Labour Effectivenessen_US
dc.subjectRoot Cause Analysisen_US
dc.subjectEfektivitas Kinerja Operatoren_US
dc.subjectProduktivitasen_US
dc.titleAnalisis Efektivitas Kinerja Operator Work Section Soundboard Glue GP Menggunakan Metode Overall Labour Effectiveness dan Pendekatan Root Cause Analysis (Studi Kasus : PT. Yamaha Indonesia)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21522108


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record