Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) dalam meningkatkan Kinerja Lingkungan Perusahaan PT Solusi Bangun Indonesia di Tuban
Abstract
Penelitian ini berjudul "Implementasi Corporate Social Responsibility
(CSR) dalam Meningkatkan Kinerja Lingkungan Perusahaan PT Solusi Bangun
Indonesia di Tuban" . Latar belakang penelitian ini menyoroti bahwa perusahaan,
khususnya di sektor konstruksi bahan bangunan seperti PT Solusi Bangun
Indonesia (SBI), tidak hanya harus berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi
juga memiliki komitmen untuk menciptakan nilai sosial dan nilai bersama bagi para
pemangku kepentingan Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi
mekanisme implementasi program CSR, menganalisis kendala dan kekurangan
yang dihadapi perusahaan selama pelaksanaan, serta merumuskan saran perbaikan
untuk mengoptimalkan program CSR Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode studi kasus. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama
dalam pengumpulan data, yang dilakukan melalui wawancara mendalam dengan
narasumber kunci dari divisi GA&Community Relations dan GA&Community
manajer PT Solusi Bangun Indonesia, yaitu Bapak Kusno Hartoyo, dan Bapak
Yunani Rizzal. Selain itu, analisis dokumen, termasuk laporan tahunan CSR, juga
digunakan untuk memperkaya data . Data yang terkumpul dianalisis menggunakan
perangkat lunak NVivo 12 untuk mengidentifikasi pola dan membangun wawasan
teoretis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Solusi Bangun Indonesia
mengimplementasikan program CSR berdasarkan pedoman ISO 26000 dan
Peraturan Menteri BUMN No. PER-05/MBU/04/2021. Mekanisme implementasi
meliputi pemetaan sosial yang komprehensif untuk mengidentifikasi kebutuhan
masyarakat, komunikasi formal dan informal melalui Forum Konsultasi
Masyarakat (FKM), perencanaan program yang terstruktur, serta pelaksanaan
program di tiga pilar utama: pemberdayaan ekonomi (PEKKA & PERWIRA untuk
perempuan dan disabilitas), lingkungan (penanaman pohon dan AKSI SESAMA
untuk pengelolaan sampah), dan sosial (EVE untuk pendidikan vokasi). Monitoring
dan evaluasi rutin, termasuk survei kepuasan masyarakat, dilakukan untuk
mengukur dampak program. Meskipun demikian, tantangan seperti keterbatasan
anggaran, sumber daya manusia yang terbatas, dan perbedaan kepentingan
masyarakat masih menjadi kendala. Rekomendasi yang diajukan meliputi
penambahan staf CSR , dialog terbuka dengan masyarakat, dan kolaborasi dengan
pihak eksternal seperti pemerintah daerah dan universitas untuk meningkatkan
efektivitas program dan memperluas dampak sosial .
Collections
- Accounting [5262]
