• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    In Vivo Immunostimulant Activity of S-snedds Temulawak (Curcuma Xanthorriza Roxb.) on Male Wistar Rats (Rattus Norvegicus) Induced Staphylococcus Aureus

    Thumbnail
    View/Open
    21613079.pdf (3.091Mb)
    Date
    2025
    Author
    Cahyani, Baiq Risna Zulfa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Temulawak merupakan tanaman obat yang kaya akan senyawa aktif seperti curcumin, xanthorrhizol, dan essential oils. Namun, senyawa ini sulit larut dalam air. Teknologi Solid Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (S- SNEDDS) membantu meningkatkan stabilitas, kelarutan, dan efikasi temulawak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek imunostimulan sediaan S- SNEDDS temulawak terhadap parameter jumlah neutrofil, limfosit, dan leukosit pada tikus jantan galur Wistar. Metode: Pembuatan S-SNEDDS menggunakan metode spray drying kemudian dievaluasi menggunakan transmittan, PSA, dan potensi zeta. Penelitian ini dujikan secara in vivo pada tikus wistar jantan yang dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan. Pengambilan sampel darah dilakukan pada hari ke 0, 7, dan 14 kemudian dilakukan pengukuran jumlah neutrofil, limfosit, dan leukosit. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dua arah dengan menggunakan software GraphPad Prism. Hasil: S-SNEDDS temulawak memiliki karakteristik ukuran nanopartikel yang baik, homogen, dan stabil. Uji transmitansi menunjukkan nanoemulsi yang jernih dengan nilai 96.174%. Uji ukuran partikel, indeks polidispersitas, dan potensi zeta masing-masing menunjukkan hasil 103.6 nm, 0.337, dan -35,07 mV. Terdapat aktivitas imunostimulan yang ditunjukkan dengan peningkatan nilai leukosit dengan nilai sebesar 22,65 x 103 /μL dan neutrofil dengan nilai sebesar 33,10 x 103 /μL. Uji Two-Way Anova menunjukkan hasil yang signifikan (p<0.05) untuk nilai leukosit, hasil yang tidak signifikan (p>0.05) untuk nilai limfosit dan neutrofil. Kesimpulan: S-SNEDDS temulawak terbukti memiliki aktivitas imunostimulan yang meningkatkan jumlah leukosit dan neutrofil.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58288
    Collections
    • Pharmacy [1885]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV