• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Formulasi Krim Anti Nyamuk dari Minyak Atsiri Limbah Kulit Jeruk sebagai Repelan Alami

    Thumbnail
    View/Open
    21613058.pdf (2.790Mb)
    Date
    2025
    Author
    Nabila, Syifarani
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Limbah kulit jeruk yang melimpah sering tidak dimanfaatkan dan dapat mencemari lingkungan. Minyak atsiri dari limbah kulit jeruk mengandung limonene yang berpotensi sebagai repelan alami. Pengembangan sediaan krim minyak atsiri dari kulit jeruk dapat menjadi alternatif pengusir nyamuk yang aman, ramah lingkungan, dan mendukung pemanfaatan limbah organik secara bernilai. Tujuan: Mengembangkan formulasi krim anti nyamuk berbahan minyak atsiri dari limbah kulit jeruk, serta melakukan uji efektivitas sebagai repelan alami terhadap nyamuk. Metode: Metode penelitian ini dimulai dengan ekstraksi minyak atsiri dari limbah kulit jeruk menggunakan metode destilasi air. Minyak atsiri yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC- MS) untuk mengidentifikasi senyawa aktifnya. Setelah itu, minyak atsiri diformulasikan ke dalam sediaan krim berbasis emulsi minyak dalam air (M/A), diikuti dengan uji fisik. Terakhir, pengujian efektivitas repelan terhadap nyamuk Aedes aegypti dengan variasi konsentrasi minyak atsiri untuk menentukan konsentrasi optimal sebagai sediaan anti nyamuk. Hasil: Minyak atsiri yang diperoleh memiliki rendemen sebesar 2,30% dengan kandungan limonene dominan (97,12%). Seluruh formula krim menunjukkan karakteristik fisik yang baik dan stabil. Uji efektivitas menunjukkan bahwa formula FII (konsentrasi 10%) memberikan daya proteksi tertinggi dan stabil sebesar 100% selama 3 jam pengujian, sementara FI dan FIII menunjukkan daya proteksi rata-rata sebesar 86,96% dan 95,65%. Hasil ANOVA menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar formula (p > 0,05). Kesimpulan: Krim anti nyamuk dari minyak atsiri kulit jeruk manis efektif sebagai repelan alami, dengan konsentrasi 10% sebagai formula paling optimal.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58287
    Collections
    • Pharmacy [1896]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV