• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kesalahan Penggunaan Pasal 112 Undang - Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika terhadap Penyalahguna Narkotika (Studi Putusan PN Nomor : 93/Pid.Sus/2018/PN Rap Jo. Putusan PT Nomor : 413/Pid.Sus/2018/PT MDN Jo. Putusan Kasasi Nomor: 2410 K/Pid.Sus/2018)

    Thumbnail
    View/Open
    21410677.pdf (3.044Mb)
    Date
    2025
    Author
    Dewi, Febbyola Sintya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Fakta menunjukkan pada praktiknya, sering terjadi kesalahan oleh aparat penegak hukum dalam menentukan suatu tindak pidana tergolong penyalahgunaan narkotika atau pengedaran narkotika. Hal ini diduga terjadi dalam Putusan Nomor: 93/Pid.Sus/2018/PN.Rap Jo. 413/Pid.Sus/2018/PT.MDN Jo. 2410 K/Pid.Sus/2018. Atas lahlahan hukum tersebut rumusan masalah dalam penelitian ini adalah yangpertama apakah tepat putusan Majelis Hakim terhadap perbuatan para terdakwa dapat dipersalahkan memenuhi ketentuan Pasal 112 Ayat (1) Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan yang kedua apakah tepat pemidanaan yang dijatuhkan kepada para terdakwa ditinjau dari tujuan Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan pendekatan kasus dan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan Majelis Hakim salah dalam menerapkan Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dalam perkara ini, karena para terdakwa dalam perkara ini merupakan penyalahguna narkotika bukan pengedar narkotika. Kedua, penerapan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Narkotika kepada penyalahguna narkotika dalam kasus a quo tidak sesuai dengan prinsip keadilan dan mengabaikan hak penyalahguna untuk mendapatkan jaminan upaya rehabilitasi sebagaimana diatur dalam Pasal 127 ayat (1) UU Narkotika. Adanya upaya rehabilitasi lebih tepat bagi penyalahguna narkotika dibandingkan hanya penjatuhan sanksi pidana penjara.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58243
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV