Perbandingan Kadar Logam Kadmium (CD) pada Susu Bubuk Kedelai dengan Metode Destruksi Kering dan Destruksi Basah menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom
Abstract
Kadmium (Cd) merupakan salah satu logam berat yang bersifat toksik dan
berbahaya bagi kesehatan manusia. Sumber utama kadmium berasal dari aktivitas
manusia, seperti proses industri tambang, penggunaan pupuk fosfat, serta
pencemaran lingkungan. Berdasarkan SNI 7612:2011, batas maksimum Cd dalam
minuman bubuk kedelai adalah 0,2 mg/kg. Jika kadarnya melebihi ambang batas
tersebut, maka dapat menimbulkan gangguan kesehatan seperti kerusakan ginjal.
Dalam penelitian ini dilakukan penentuan kadar Cd pada susu bubuk kedelai
dengan metode destruksi kering dan destruksi basah. Kedua metode tersebut
diukur menggunakan spektrofotometer serapan atom. Perbandingan metode
dilakukan untuk memastikan metode tersebut mampu menghasilkan data yang
presisi. Hasil metode pengujian ini diperoleh nilai linearitas yaitu y = 0,3174x +
0,0014 dengan nilai R
2
sebesar 0,9994, nilai presisi dengan %RSD pada destruksi
kering = 4,07% dan destruksi basah= 11,25%, nilai %RSD perlu dibandingkan
dengan 1/2 CV Horwitz yang diperoleh sebesar 12,42% dan 17,56%. Nilai
estimasi ketidakpastian yang diperoleh sebesar 0,1343 ± 0,0128 mg/kg. Kadmium
(Cd) yang terkandung pada susu kedelai bubuk secara destruksi kering diperoleh
sebesar 0,1343 mg/kg dan destruksi basah sebesar 0,0270 mg/kg. Nilai kadar susu
bubuk kedelai dengan kedua metode dapat simpulkan dalam kategori aman karena
berada dibawah batas yang diatur oleh Badan Standarisasi Nasional.
Collections
- Chemical Analyst [441]
