• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Prarancangan Pabrik Aseton dari Isopropil Alkohol dengan Kapasitas 25.000 Ton/tahun

    Thumbnail
    View/Open
    21521037.pdf (4.874Mb)
    Date
    2025
    Author
    Saputro, Wahyu Eko
    Danutirto, Satrio
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Aseton merupakan senyawa keton paling sederhana yang banyak digunakan dalam industri cat, plastik, karet, dan kosmetik. Kebutuhan aseton di Indonesia saat ini masih dipenuhi melalui impor, sehingga pendirian pabrik aseton dalam negeri menjadi solusi strategis untuk mengurangi ketergantungan tersebut. Prarancangan pabrik aseton ini menggunakan bahan baku isopropil alkohol dengan kapasitas 25.000 ton/tahun direncanakan akan dibangun di Cilegon, Banten, dengan luas total 40.000 m2 untuk memenuhi kebutuhan aseton di Indonesia. Proses utama yang digunakan adalah dehidrogenasi isopropil alkohol menggunakan reaktor fixed bed multitube dengan katalis zinc oxide pada tekanan ± 2 atm dan temperatur 350°C. Bahan baku isopropil alkohol yang dibutuhkan sebesar 25.854,285 ton/tahun, menghasilkan produk aseton sebesar 25.000 ton/tahun serta produk samping berupa hidrogen. Pabrik beroperasi selama 330 hari per tahun dalam 24 jam per hari. Kebutuhan utilitas mencakup air sebesar 25.641,19 kg/jam, steam sebesar 322,23 kg/jam, listrik sebesar 152,8720 kW, dan solar 30,70 kg/jam. Sumber limbah berasal dari proses produksi, laboratorium, domestik, dan unit utilitas, dengan karakteristik limbah berupa air, isopropil alkohol, bahan kimia, dan senyawa organik. Berdasarkan analisa resiko, pabrik ini dikategorikan low risk. Sejalan dengan hasil penilaian tersebut, pendekatan low risk juga diterapkan dalam analisis kelayakan ekonomi pabrik. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan profit setelah pajak sebesar Rp132,52 miliar/tahun dengan ROI setelah pajak 22,84%, POT 3,24 tahun, BEP 40,59%, SDP 20,31%, dan DCFRR 19,60%. Berdasarkan parameter ekonomi dan teknis tersebut, pabrik aseton dari isopropil alkohol dinyatakan layak untuk didirikan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58188
    Collections
    • Chemical Engineering [1392]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV