| dc.description.abstract | Pupuk NPK digunakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman, salah satunya
yaitu nitrogen (N) yang harus sesuai dengan SNI 2803:2024 minimal 6%. Penelitian
ini dilakukan untuk menentukan kadar nitrogen total pada pupuk NPK
menggunakan metode SNI 2803:2024 dan metode inhouse di PT Pupuk Iskandar
Muda. Analisis meliputi tahap destruksi, destilasi, dan titrasi dengan perbedaan
pada desruksi, penggunaan penyerap, indikator, dan titran pada masing-masing
metode. Metode SNI menggunakan asam sulfat salisilat dan natrium tiosulfat untuk
destruksi, penyerap H3BO3 1%, indikator conway, dan H2SO4 0,05 N sebagai titran.
Metode inhouse menggunakan asam sulfat pekat untuk destruksi, penyerap H2SO4
0,5 N, indikator campuran metil merah dan metil biru, dan NaOH 0,5 N sebagai
titran. Hasil menunjukkan kadar nitrogen rata-rata pada metode SNI sebesar
14,79% dan metode inhouse sebesar 14,73%. Presisi menunjukkan hasil %RSD
metode SNI sebesar 0,59% dan metode inhouse sebesar 0,44%. Akurasi
menghasilkan %nilai benar sebesar 95,09% untuk metode SNI dan 95,62% untuk
metode inhouse. Hasil ketidakpastian pengukuran didapatkan sebesar 14,79±0,23%
untuk metode SNI dan 14,73±0,18% untuk metode inhouse. Berdasarkan hasil
presisi, akurasi, dan ketidakpastian pengukuran dari kedua metode tersebut
menghasilkan nilai yang dapat diterima. Uji t dan uji homogenitas menunjukkan
tidak terdapat perbedaan signifikan, sehingga metode inhouse dapat digunakan
sebagai alternatif valid untuk penentuan kadar nitrogen total. | en_US |