Show simple item record

dc.contributor.authorEndariyanto, Vivka Astri Putri
dc.date.accessioned2025-10-10T06:20:11Z
dc.date.available2025-10-10T06:20:11Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58167
dc.description.abstractLatar Belakang: Distribusi nakes yang seimbang secara geografis sudah menjadi tantangan bagi kesehatan global selama beberapa dekade. Studi menunjukkan kecukupan dan pemerataan dalam distribusi geografis nakes dikaitkan dengan hasil kesehatan yang lebih baik seperti peningkatan harapan hidup dan penurunan angka kematian. Dalam mencapai peningkatan kesehatan yang signifikan dalam masyarakat salah satunya perlu adanya dukungan dengan peningkatan terkoordinasi dari badan atau komunitas pembangunan. Memastikan akses masyarakat khususnya yang bertempat tinggal di pedesaan mendapat perhatian khusus untuk terwujudnya mengurangi angka kematian masyarakat khusunya ibu hamil dalam memilih penolong persalinan. Sustainable Develepment Goal (SDG) memiliki target agar setiap negara mencapai angka Neonatal Mortality Rate (NMR) ≤12/1.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Tingkat pendidikan suatu negara mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan suatu negara untuk maju dan bertujuan untuk membantu masyarakat agar mampu menemukan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi. Setiap pasien dalam hal pemilihan penolong persalinan juga melibatkan jenis asuransi yang dimiliki. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan kepemilikan asuransi dengan pemilihan penolong persalinan pada perempuan yang tinggal di pedesaan Thailand tahun 2022. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi analisis statistik desain cross sectional menggunakan data sekunder MICS negara Thailand tahun 2022. Subyek dalam penelitian ialah perempuan desa usia 15-49 tahun yang memiliki anak usia bayi di bawah 2 tahun dengan tingkat pendidikan dan adanya kepemilikan asuransi atau tidak, dan tinggal di area pedesaan Thailand. Penelitian menggunakan analisis data univariat dengan distribusi frekuensi, bivariat menggunakan chi-square, dan multivariat dengan regresi binari logistik. Hasil: Analisis bivariat memperoleh hasil umur ibu muda 15-19 tahun (p = 0,000, OR 16,488 IK 95% 11,298-24,063), tingkat pendidikan ibu dengan pendidikan tinggi (p = 0,000, OR 2,641 IK 95% 1,816-3,842), tingkat kekayaan untuk kelompok terpaling kaya (p = 0,314, OR 1,109 IK 95% 0,907-1,356), status menikah (p = 0,000, OR 2,664, IK 95% 2,098-3,382), dan kepemilikan asuransi (p = 0,874, OR 1,028 IK 95% 0,727-1,454). Simpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pendidikan, umur ibu, dan status pernikahan dengan pemilihan penolong persalinan pada perempuan yang tinggal di pedesaan Thailand tahun 2022.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPemilihan Penolong Persalinanen_US
dc.subjectTingkat Pendidikan Ibuen_US
dc.subjectKepemilikan Asuransien_US
dc.titleHubungan Tingkat Pendidikan dan Kepemilikan Asuransi dengan Pemilihan Penolong Persalinan pada Perempuan yang Tinggal di Pedesaan : Analisis Data Mics Thailand 2022en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20711106


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record