Hubungan Tingkat Pendidikan dan Kepemilikan Asuransi dengan Pemilihan Penolong Persalinan pada Perempuan yang Tinggal di Pedesaan : Analisis Data Mics Thailand 2022
Abstract
Latar Belakang: Distribusi nakes yang seimbang secara geografis sudah menjadi
tantangan bagi kesehatan global selama beberapa dekade. Studi menunjukkan
kecukupan dan pemerataan dalam distribusi geografis nakes dikaitkan dengan
hasil kesehatan yang lebih baik seperti peningkatan harapan hidup dan penurunan
angka kematian. Dalam mencapai peningkatan kesehatan yang signifikan dalam
masyarakat salah satunya perlu adanya dukungan dengan peningkatan
terkoordinasi dari badan atau komunitas pembangunan. Memastikan akses
masyarakat khususnya yang bertempat tinggal di pedesaan mendapat perhatian
khusus untuk terwujudnya mengurangi angka kematian masyarakat khusunya ibu
hamil dalam memilih penolong persalinan. Sustainable Develepment Goal (SDG)
memiliki target agar setiap negara mencapai angka Neonatal Mortality Rate (NMR)
≤12/1.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Tingkat pendidikan suatu negara
mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan suatu negara untuk
maju dan bertujuan untuk membantu masyarakat agar mampu menemukan solusi
atas permasalahan yang mereka hadapi. Setiap pasien dalam hal pemilihan
penolong persalinan juga melibatkan jenis asuransi yang dimiliki.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan kepemilikan
asuransi dengan pemilihan penolong persalinan pada perempuan yang tinggal di
pedesaan Thailand tahun 2022.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi analisis statistik desain cross
sectional menggunakan data sekunder MICS negara Thailand tahun 2022. Subyek
dalam penelitian ialah perempuan desa usia 15-49 tahun yang memiliki anak usia
bayi di bawah 2 tahun dengan tingkat pendidikan dan adanya kepemilikan
asuransi atau tidak, dan tinggal di area pedesaan Thailand. Penelitian
menggunakan analisis data univariat dengan distribusi frekuensi, bivariat
menggunakan chi-square, dan multivariat dengan regresi binari logistik.
Hasil: Analisis bivariat memperoleh hasil umur ibu muda 15-19 tahun (p = 0,000,
OR 16,488 IK 95% 11,298-24,063), tingkat pendidikan ibu dengan pendidikan
tinggi (p = 0,000, OR 2,641 IK 95% 1,816-3,842), tingkat kekayaan untuk
kelompok terpaling kaya (p = 0,314, OR 1,109 IK 95% 0,907-1,356), status
menikah (p = 0,000, OR 2,664, IK 95% 2,098-3,382), dan kepemilikan asuransi (p
= 0,874, OR 1,028 IK 95% 0,727-1,454).
Simpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pendidikan, umur ibu, dan status
pernikahan dengan pemilihan penolong persalinan pada perempuan yang tinggal
di pedesaan Thailand tahun 2022.
Collections
- Medical Education [2860]
