• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi Mikroplastik Pada Tanah Mangrove di Pantai Baros DIY dan Pesisir Pantai Utara di Kubro Semarang

    Thumbnail
    View/Open
    21513030.pdf (5.012Mb)
    Date
    2025
    Author
    Setianingsih, Ellyantika
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Mikroplastik merupakan salah satu pencemar utama di lingkungan pesisir yang dapat terakumulasi dalam ekosistem mangrove melalui proses alami dan aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan mikroplastik berdasarkan bentuk, warna, dan jenis polimer dalam sedimen mangrove di dua lokasi berbeda, yaitu Pantai Baros, DIY dan Pesisir Pantai Utara di Kubro, Semarang. Metode yang digunakan meliputi pengambilan sampel sedimen secara purposive, analisis morfologi mikroplastik menggunakan mikroskop stereoskop, identifikasi senyawa kimia dengan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), serta analisis permukaan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik lebih banyak ditemukan di lokasi Kubro dengan jumlah 1.149 partikel (22,98 partikel/gram), dibandingkan Baros yang hanya 22 partikel (0,44 partikel/gram). Jenis mikroplastik yang dominan adalah fragmen dan pellet, dengan warna hitam, coklat, dan transparan sebagai warna terbanyak. Berdasarkan hasil FTIR, jenis polimer yang teridentifikasi antara lain Polypropylene (PP), Polystyrene (PS), Polyethylene (PE), Polyethylene Terephthalate (PET), Polyamide (PA), dan Polycarbonate (PC). Selain itu, usia mangrove turut memengaruhi kemampuan ekosistem dalam menangkap mikroplastik, di mana mangrove yang lebih tua cenderung mengakumulasi lebih banyak mikroplastik. Studi ini menegaskan bahwa ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam penyaringan mikroplastik di lingkungan pesisir. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar ilmiah dalam upaya pengelolaan limbah plastik serta konservasi ekosistem mangrove secara berkelanjutan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58131
    Collections
    • Environmental Engineering [1831]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV