| dc.description.abstract | Pengembangan agen antikanker dari tumbuhan obat menjadi alternatif yang
menjanjikan. Salah satunya Begonia medicinalis (benalu batu), tanaman endemik
Sulawesi Tengah, diketahui memiliki aktivitas antikanker, tetapi ekstraknya
memiliki keterbatasan dalam kelarutan, bioavailabilitas, dan stabilitas untuk itu
perlu ditingkatkan kelarutannya untuk keoptimalan khasiat farmakologinya.
Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi Self-
Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) dan bentuk padatnya (Solid-
SNEDDS) ekstrak B. medicinalis.
Ekstrak diperoleh melalui maserasi etanol 70%, lalu diformulasikan dalam
SNEDDS menggunakan Labrasol, Tween 80, dan propilen glikol. Formula dipilih
berdasarkan hasil uji transmitansi, ukuran partikel (<200 nm), indeks
polidispersitas (≤0,5), zeta potensial (±30 mV) dan uji stabilitas meliputi
termodinamika dan ketahanan pengenceran. SNEDDS terbaik kemudian
dikonversi menjadi S-SNEDDS menggunakan manitol melalui metode spray
drying. Karakterisasi lanjutan dilakukan melalui analisis FTIR, SEM, XRD, uji
stabilitas dipercepat, serta evaluasi sifat alir serbuk. Formulasi S-SNEDDS
dengan manitol sebagai carrier menghasilkan sifat aliran serbuk yang
menunjukkan nilai sudut diam 40,19°, indeks kompresibilitas 27,78%, dan rasio
Hausner 1,38, yang mengindikasikan sifat aliran serbuk tergolong baik dan
mendukung proses manufaktur sediaan padat. Karakterisasi melalui XRD dan
SEM menunjukkan penurunan sifat kristalin, menandakan perubahan struktur
menjadi lebih amorf. Sementara itu, analisis FTIR mengonfirmasi tidak adanya
interaksi kimia antara ekstrak B. medicinalis dengan komponen pembawa dan
stabil dalam penyimpanan. Uji sitotoksik terhadap sel kanker serviks HeLa secara
in vitro dengan metode MTT menunjukkan bahwa SNEDDS memiliki aktivitas
sangat kuat (IC50 = 3,95 μg/mL), sedangkan S-SNEDDS tetap menunjukkan
aktivitas sedang (IC50 = 46,1 μg/mL). Teknologi penghantaran seperti SNEDDS
dan solid-SNEDDS berpotensi mengoptimalkan formulasi bahan alam untuk
terapi kanker. | en_US |