Show simple item record

dc.contributor.authorRachman, Lulu Ilma Salsabila
dc.date.accessioned2025-10-08T06:16:31Z
dc.date.available2025-10-08T06:16:31Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58111
dc.description.abstractLatar belakang : Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai pada berbagai penyakit infeksi, termasuk infeksi saluran kemih, dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi bakteri serta memperparah kondisi klinis. Pengujian kualitatif penggunaan antibiotik perlu dilakukan untuk menjamin efektivitas terapi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien infeksi saluran kemih di Rumah Sakit Pratama Yogyakarta periode 2024 menggunakan metode Gyssens. Metode Penelitian : Analisis kualitatif dengan metode Gyssens menggunakan data retrospektif yang diunduh dari Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Data penggunaan antibiotik pada pasien rawat inap infeksi saluran kemih diolah, dianalisis dan hasil akan disajikan dalam statistik dan deskriptif naratif. Hasil : Data diperoleh dari 121 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, terdapat 131 penggunaan antibiotik. Sebagian besar kasus yakni 94 pasien (77,69%) adalah perempuan. Rentang usia 18-45 tahun yaitu sebanyak 32 pasien (26,45%). Antibiotik yang sering digunakan yaitu seftriakson sebanyak 63 pasien (48,09%). Kesimpulan : Dari 131 data penggunaan antibiotik untuk pengobatan infeksi saluran kemih pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Yogyakarta periode 2024, semua termasuk dalam kategori tepat berdasarkan metode Gyssens.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAntibiotiken_US
dc.subjectResistensien_US
dc.subjectInfeksi Saluran Kemihen_US
dc.subjectGyssensen_US
dc.titleKajian Penggunaan Antibiotik pada Pengobatan Infeksi Saluran Kemih di Rumah Sakit Pratama Yogyakarta Periode 2024 dengan Metode Gyssensen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21613078


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record