Kajian Penggunaan Antibiotik pada Pengobatan Infeksi Saluran Kemih di Rumah Sakit Pratama Yogyakarta Periode 2024 dengan Metode Gyssens
Abstract
Latar belakang : Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai pada berbagai penyakit
infeksi, termasuk infeksi saluran kemih, dapat meningkatkan risiko terjadinya
resistensi bakteri serta memperparah kondisi klinis. Pengujian kualitatif
penggunaan antibiotik perlu dilakukan untuk menjamin efektivitas terapi.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketepatan penggunaan antibiotik
pada pasien infeksi saluran kemih di Rumah Sakit Pratama Yogyakarta periode
2024 menggunakan metode Gyssens.
Metode Penelitian : Analisis kualitatif dengan metode Gyssens menggunakan data
retrospektif yang diunduh dari Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit
(SIMRS). Data penggunaan antibiotik pada pasien rawat inap infeksi saluran kemih
diolah, dianalisis dan hasil akan disajikan dalam statistik dan deskriptif naratif.
Hasil : Data diperoleh dari 121 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, terdapat 131
penggunaan antibiotik. Sebagian besar kasus yakni 94 pasien (77,69%) adalah
perempuan. Rentang usia 18-45 tahun yaitu sebanyak 32 pasien (26,45%).
Antibiotik yang sering digunakan yaitu seftriakson sebanyak 63 pasien (48,09%).
Kesimpulan : Dari 131 data penggunaan antibiotik untuk pengobatan infeksi
saluran kemih pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Yogyakarta periode 2024,
semua termasuk dalam kategori tepat berdasarkan metode Gyssens.
Collections
- Pharmacy [1896]
