Show simple item record

dc.contributor.authorAisya, Nabila Putri
dc.date.accessioned2025-10-08T04:52:19Z
dc.date.available2025-10-08T04:52:19Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58103
dc.description.abstractLatar belakang: Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri yang umum menyebabkan infeksi. Penanganannya kini semakin sulit diatasi, terutama akibat meningkatnya resistensi terhadap antibiotik karena penggunaan yang tidak tepat. Equisetum ramosissimum secara tradisional telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk gangguan saluran kemih, kondisi kulit, dan untuk penyembuhan luka, serta memiliki potensi aktivitas biologis sebagai antimikroba. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi aktivitas antibakteri ekstrak batang Equisetum ramosissimum terhadap bakteri Staphylococcus aureus menggunakan metode ekstraksi bertingkat dan mengetahui profil kandungan senyawanya. Metode: Ekstrak diperoleh dengan metode sonikasi secara bertingkat menggunakan tiga jenis pelarut yang berbeda yaitu n-heksana, etil asetat, dan metanol. Pengujian fitokimia dilakukan menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan pereaksi semprot Dragendorff, AlCl3, FeCl3, dan anisaldehid-asam sulfat. Pengujian aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dilakukan melalui uji mikrodilusi menggunakan microplate 96 well dengan konsentrasi ekstrak 2000 – 15,625 ppm untuk menentukan nilai Kadar Hambat Minimum (KHM) kemudian dilanjutkan dengan uji gores konfirmasi untuk menentukan nilai Kadar Bunuh Minimum (KBM) dari ekstrak. Hasil: Hasil pengujian fitokimia pada ekstrak batang Equisetum ramosissimum menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, dan terpenoid; ekstrak etil asetat mengandung senyawa terpenoid; dan ekstrak metanol mengandung senyawa flavonoid. Ekstrak n-heksana, etil asetat, dan metanol tidak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dengan tidak ditemukannya nilai KHM dan KBM pada konsentrasi 2000 – 15,625 ppm. Kesimpulan: Ekstrak n-heksana, etil asetat, dan metanol dari batang Equisetum ramosissimum tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEquisetum Ramosissimumen_US
dc.subjectEkstraksi Bertingkaten_US
dc.subjectPenapisan Fitokimiaen_US
dc.subjectAntibakterien_US
dc.subjectStaphylococcus Aureusen_US
dc.titleEvaluasi Aktivitas Antibakteri Ekstrak Batang Equisetum Ramosissimum Var. Huegelii terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus dan Profil Kandungan Senyawanyaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21613021


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record