• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Aktivitas Antibakteri Ekstrak Batang Equisetum Ramosissimum Var. Huegelii terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus dan Profil Kandungan Senyawanya

    Thumbnail
    View/Open
    21613021.pdf (2.595Mb)
    Date
    2025
    Author
    Aisya, Nabila Putri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri yang umum menyebabkan infeksi. Penanganannya kini semakin sulit diatasi, terutama akibat meningkatnya resistensi terhadap antibiotik karena penggunaan yang tidak tepat. Equisetum ramosissimum secara tradisional telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk gangguan saluran kemih, kondisi kulit, dan untuk penyembuhan luka, serta memiliki potensi aktivitas biologis sebagai antimikroba. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi aktivitas antibakteri ekstrak batang Equisetum ramosissimum terhadap bakteri Staphylococcus aureus menggunakan metode ekstraksi bertingkat dan mengetahui profil kandungan senyawanya. Metode: Ekstrak diperoleh dengan metode sonikasi secara bertingkat menggunakan tiga jenis pelarut yang berbeda yaitu n-heksana, etil asetat, dan metanol. Pengujian fitokimia dilakukan menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan pereaksi semprot Dragendorff, AlCl3, FeCl3, dan anisaldehid-asam sulfat. Pengujian aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dilakukan melalui uji mikrodilusi menggunakan microplate 96 well dengan konsentrasi ekstrak 2000 – 15,625 ppm untuk menentukan nilai Kadar Hambat Minimum (KHM) kemudian dilanjutkan dengan uji gores konfirmasi untuk menentukan nilai Kadar Bunuh Minimum (KBM) dari ekstrak. Hasil: Hasil pengujian fitokimia pada ekstrak batang Equisetum ramosissimum menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, dan terpenoid; ekstrak etil asetat mengandung senyawa terpenoid; dan ekstrak metanol mengandung senyawa flavonoid. Ekstrak n-heksana, etil asetat, dan metanol tidak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dengan tidak ditemukannya nilai KHM dan KBM pada konsentrasi 2000 – 15,625 ppm. Kesimpulan: Ekstrak n-heksana, etil asetat, dan metanol dari batang Equisetum ramosissimum tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58103
    Collections
    • Pharmacy [1896]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV