• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Tanggung Jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah Atas Pemalsuan Tanda Tangan Akta Jual Beli oleh Pegawainya dan Akibat Hukum

    Thumbnail
    View/Open
    21410064.pdf (2.196Mb)
    21410064 Bab 1.pdf (387.1Kb)
    21410064 Daftar Pustaka.pdf (266.8Kb)
    Date
    2025
    Author
    Ba’abud, Zainab Fahira Nurfitria
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Peralihan hak atas tanah melalui jual beli memerlukan Akta Jual Beli yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) sebagai akta otentik untuk menjamin kepastian hukum. Dalam praktiknya, PPAT dibantu pegawai, namun penyelewengan tugas oleh pegawai dapat menimbulkan persoalan hukum seperti adanya pemalsuan tanda tangan PPAT oleh oknum pegawai PPAT. Penelitian ini membahas tanggung jawab hukum PPAT atas pemalsuan tanda tangan PPAT dalam AJB oleh pegawainya serta akibat hukumnya terhadap Akta Jual Beli yang dinyatakan palsu oleh Putusan Pengadilan Negeri Ciamis. Penelitian ini juga menggunakan studi dokumen, yakni Putusan Pengadilan Negeri Ciamis Nomor 309/Pid.B/2017/PN.Cms. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan metode pendekatan konseptual, perundang-undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPAT tidak dapat dimintai pertanggungjawaban perdata, pidana, maupun administratif karena tidak terdapat hubungan kausal antara perbuatan melawan hukum yang dilakukan pegawai dan wewenang yang diberikan PPAT. Hal ini menunjukkan tidak adanya andil PPAT terhadap perbuatan melawan hukum yang terjadi. PPAT juga tidak memenuhi unsur kesalahan, kesengajaan, atau kelalaian dalam perbuatan melawan hukum yang terjadi. Akta Jual Beli yang dipalsukan kehilangan statusnya sebagai akta otentik tidak dapat didaftarkan di kantor pertanahan, dan dapat dibatalkan secara hukum.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58071
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV