| dc.contributor.author | Alghifari, Habil | |
| dc.date.accessioned | 2025-10-07T03:30:32Z | |
| dc.date.available | 2025-10-07T03:30:32Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.identifier.uri | dspace.uii.ac.id/123456789/58058 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini membahas mengenai urgensi dan penerapan teori tujuan pemidanaan
deterrence dalam kebijakan formulatif sanksi pidana terhadap tindak pidana
korupsi kerugian keuangan negara yang secara spesifik merujuk pada ketentuan
pidana dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-
Undang Hukum Pidana (KUHP Nasional) yang merupakan lex posterior dari
Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana
Korupsi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, maka
penelitian ini menggunakan metode pendekatan filosofis, konseptual dan
perundang-undangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konstruksi sanksi
pidana tindak pidana korupsi kerugian keuangan negara dalam KUHP Nasional
belum mencerminkan tujuan pemidanaan deterrence yang dapat dilihat dari
ringannya sanksi pidana yang diterapkan dalam delik korupsi kerugian keuangan
negara. Hasil penelitian selanjutnya adalah dengan membentuk konsep ideal terkait
kebijakan formulated sanksi pidana delik korupsi kerugian keuangan negara dalam
KUHP Nasional dengan menggunakan pendekatan economic analysis of law. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Deterrence | en_US |
| dc.subject | Kebijakan Formulatif | en_US |
| dc.subject | Tindak Pidana Korupsi Kerugian Keuangan Negara | en_US |
| dc.title | Kebijakan Formulatif Sanksi Pidana Delik Korupsi Kerugian Keuangan Negara dalam KUHP Nasional Berbasis Tujuan Pemidanaan Deterrence | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 21410567 | |