Hubungan Korea Selatan-indonesia di Era Moon Jae In dalam Perspektif Teori Kemitraan Strategis
Abstract
Penelitian ini membahas hubungan bilateral antara Korea Selatan dan Indonesia
pada masa kepemimpinan Presiden Moon Jae In, dengan menggunakan kerangka
teori kemitraan strategis yang dikembangkan oleh Vidya Nadkarni. Fokus utama
dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pendekatan kemitraan
strategis diterapkan dalam berbagai sektor kerja sama bilateral, termasuk
ekonomi, pertahanan, budaya, dan pembangunan infrastruktur. Latar belakang
penelitian ini didasari oleh semakin pentingnya kawasan Asia Tenggara dalam
kebijakan luar negeri Korea Selatan, yang secara konkret diwujudkan melalui
inisiatif New Southern Policy (NSP). Indonesia dipilih sebagai mitra kunci dalam
NSP karena posisi strategis, stabilitas politik, serta potensi pasar dan pertumbuhan
ekonomi yang tinggi. Dalam teori Vidya Nadkarni, kemitraan strategis merupakan
pilihan bagi negara non-hegemonik untuk meningkatkan pengaruh tanpa harus
terikat dalam aliansi formal, melalui interaksi institusional, pertemuan tingkat
tinggi, dan kerja sama multidimensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif deskriptif dan mengandalkan data dari studi literatur, dokumen resmi,
dan analisis pertemuan bilateral.
Collections
- International Relations [914]
