Show simple item record

dc.contributor.authorRohit
dc.date.accessioned2025-10-02T02:07:16Z
dc.date.available2025-10-02T02:07:16Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57966
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), inflasi, upah minimum, dan investasi terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di enam provinsi di Pulau Jawa selama periode 2010 hingga 2023. Pengangguran terbuka menjadi isu penting karena Pulau Jawa merupakan wilayah dengan tingkat pengangguran yang cenderung lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data panel dan dianalisis dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap TPT, yang berarti pertumbuhan ekonomi mampu menurunkan tingkat pengangguran terbuka. Sementara itu, inflasi, upah minimum, dan investasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap TPT selama periode pengamatan. Temuan ini menunjukkan bahwa tidak semua indikator makroekonomi memberikan dampak langsung terhadap perubahan tingkar pengangguran terbuka di wilayah tersebut. Implikasi dari hasil ini menunjukkan pentingnya penguatan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan di seluruh provinsi, serta perlunya penyesuaian kebijakan investasi dan upah minimum yang lebih responsif terhadap kondisi pasar tenaga kerja.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPengangguran Terbukaen_US
dc.subjectPDRBen_US
dc.subjectInflasien_US
dc.subjectUpah Minimumen_US
dc.subjectInvestasien_US
dc.titleAnalisis Faktor yang mempengaruhi Tingkat Pengangguran terbuka di Pulau Jawaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20313197


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record