• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Dasar Penemuan Hukum Hakim Pengadilan Agama Yogyakarta dalam mengabulkan Dispensasi Izin Kawin Anak di Bawah Umur Pasca Berlakunya Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan (Studi Tentang Legal Reasoning)

    Thumbnail
    View/Open
    21410817 Bab 1.pdf (352.1Kb)
    21410817 Daftar Pustaka.pdf (246.7Kb)
    Date
    2025
    Author
    Cristianto, Indra Dwi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis dasar Hakim Pengadilan Agama Yogyakarta dalam mengambil penemuan hukum sebagai pertimbangan hukum mengabulkan dispensasi izin kawin anak di bawah umur pasca berlakunya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan dan untuk mengetahui kecenderungan Hakim Pengadilan Agama Yogyakarta mengabulkan dispensasi izin kawin di bawah umur. Masalah yang dijadikan sebagai penelitian ini adalah apa dasar Hakim Pengadilan Agama Yogyakarta dalam mengambil penemuan hukum sebagai pertimbangan hukum mengabulkan dispensasi izin kawin anak di bawah umur pasca berlakunya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan dan mengapa Hakim Pengadilan Agama Yogyakarta kecenderungannya mengabulkan dispensasi izin kawin di bawah umur pasca berlakunya Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis empiris dan sosiologis. Sumber data penelitian ini menggunakan sumber data primer dengan wawancara dan sumber sekunder dengan studi kepustakaan dan studi dokumen. Analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dasar pertimbangan hakim Pengadilan Agama Yogyakarta dalam mengambil penemuan hukum lebih cenderung pada melindungi anak, tetapi tidak pernah mempertimbangkan bagaimana kaitannya dengan data-data perceraian. Alasan kecenderungan hakim Pengadilan Agama Yogyakarta mengabulkan dispensasi kawin yaitu hakim hanya mempertimbangkan rasa kasihan karena hanya mengambil satu bagian dari unsur maqashid syariah yaitu kemaslahatan untuk melindungi anak (hifz-an nasl).
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57955
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV