• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaturan Doktrin Misbruik Van Omstandigheden sebagai Upaya Harmonisasi Putusan Peradilan di Indonesia (Studi Komparatif Nieuw Burgerlijk Wetboek)

    Thumbnail
    View/Open
    21410313 Bab 1.pdf (316.9Kb)
    21410313 Daftar Pustaka.pdf (205.6Kb)
    Date
    2025
    Author
    Al – Fauzan, Muhammad Zain
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Doktrin misbruik van omstandigheden atau penyalahgunaan keadaan telah dikenal dalam praktik peradilan, meskipun belum secara eksplisit diatur dalam peraturan perundang-undangan banyak putusan pengadilan yang sudah mengakui keberadaan doktrin ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi perumusan doktrin misbruik van omstandigheden dalam hukum positif Indonesia sebagai upaya harmonisasi putusan peradilan, serta membandingkan pengaturannya antara Indonesia dan Belanda. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Pendekatan penelitian dengan kajian literatur, peraturan perundang-undangan, dan putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukan bahwa doktrin misbruik van omstadigheden telah dikenal dalam perkembangan ilmu hukum perdata di Indonesia. Namun, belum adanya pengaturan terkait penerapan doktrin misbruik van omstadigheden mengakibatkan terjadinya perbedaan interpretasi hakim dalam menerapkan penyalahgunaan keadaan dalam putusan pengadilan. Kesimpulan penelitian ini adalah ada perbedaan interpretasi hakim atas unsur dan syarat yang digunakan dalam menangani kasus yang menggunakan penyalahgunaan keadaan. Saran yang dapat diberikan adalah Presiden dan DPR harus segera melaksanakan revisis KUHPerdata atau dalam Rancangan KUHPerdata baru dengan memasukan penyalahgunaan keadaan sebagai alasan cacat kehendak baru dengan menggunakan Nieuw Burgerlijk Wetboek sebagai rujukan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57923
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV