| dc.description.abstract | Pendahuluan: Ketokonazol merupakan antijamur golongan azol dengan kelarutan
rendah yang termasuk dalam BCS kelas II. Formulasi tablet berbasis matriks alginat
dan gum akasia dikembangkan untuk meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas
ketokonazol. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi metode analisis
menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT) dalam penetapan kadar
ketokonazol pada sediaan tablet tersebut.
Metode: Analisis dilakukan menggunakan kolom C18 (250 mm × 4,6 mm, 5 μm)
dengan fase gerak berupa water for injection yang mengandung 0,15% TEA (pH
3,3 dengan asam ortofosfat) dan asetonitril (50:50 v/v), pada laju alir 1,0 mL/menit
dan deteksi pada panjang gelombang 232 nm. Validasi metode mencakup uji
kesesuaian sistem, linieritas, akurasi, presisi, spesifisitas, dan LOD serta LOQ
Hasil: Metode menunjukkan linieritas baik pada rentang 10–250 ppm dengan
koefisien korelasi r = 0,9996. Akurasi ditunjukkan dengan %recovery 99,8–
101,8%. Presisi intraday dan interday menunjukkan %RSD <2%. Uji spesifisitas
menunjukkan tidak adanya gangguan pada waktu retensi ketokonazol. Hasil LOD
untuk ketokonazol adalah 2,357 yang dapat dideteksi dengan akurat. LoQ untuk
ketokonazol adalah 7,142 ppm, yang merupakan konsentrasi analit terendah yang
dapat diukur dengan akurasi dan presisi yang dapat diterima.
Kesimpulan: Metode KCKT yang dikembangkan terbukti valid, akurat, presisi,
selektif, dan andal untuk penetapan kadar ketokonazol dalam tablet berbasis matriks
alginat dan gum akasia. Metode ini dapat digunakan untuk keperluan kontrol mutu
rutin. | en_US |