Hubungan Resiliensi Keluarga dengan Kesejahteraan Psikologis pada Mahasiswa
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan resiliensi keluarga dengan
kesejahteraan psikologis pada mahasiswa. Hipotesis dalam penelitian ini adalah
terdapat hubungan positif antara resiliensi keluarga dengan kesejahteraan
psikologis pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian
kuantitatif dengan partisipan berjumlah 303 partisipan (58 laki-laki dan 245
perempuan). Prosedur pengambilan data dalam penelitian ini adalah dengan
melakukan penyebaran kuesioner secara online melalui g-form dengan alat ukur
New Measures of Well-Being (PWB) untuk mengukur kesejahteraan psikologis
dan Family Resilience Scale Short Form (FRS16) untuk mengukur resiliensi
keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan
signifikan antara resiliensi keluarga dengan kesejahteraan psikologis pada
mahasiswa dengan nilai koefisien korelasi Spearman sebesar 0.493 dengan nilai
signifikansi p<0.001 sehingga hipotesis diterima. Hasil lebih lanjut juga
menunjukkan adanya kontribusi efektif resiliensi keluarga sebesar 24.3% terhadap
kesejahteraan psikologis. Oleh sebab itu, penelitian ini menunjukkan bahwa
semakin tinggi resiliensi keluarga maka semakin tinggi pula kesejahteraan
psikologis pada mahasiswa, begitu juga sebaliknya.
Collections
- Psychology [243]
