Show simple item record

dc.contributor.authorTrianloka, A. M. Bagas
dc.date.accessioned2025-09-25T03:24:23Z
dc.date.available2025-09-25T03:24:23Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57807
dc.description.abstractKerontokan dan kebotakan merupakan masalah rambut yang dapat terjadi pada pria dan wanita di semua rentang usia yang dapat menyebabkan penurunan kepercayaan diri dan kualitas hidup seseorang. Kandungan senyawa linalool dalam minyak atsiri lavender (MAL), dan menthol dalam minyak atsiri pepermin (MAP) telah dibuktikan memiliki aktivitas merangsang pertumbuhan rambut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem penghantaran dengan basis nanoliposom untuk meningkatkan efektivitas MAP dan MAL sebagai alternatif penumbuh rambut. Nanoliposom diformulasikan menggunakan kombinasi MAL, MAP, Lipoid Phospholipon 80 H, serta Lipoid PhytoSolve 4021 dengan metode hidrasi lapis tipis yang kemudian dibentuk menjadi sediaan gel nanoliposom untuk diamati karakteristik fisik sediaan. Uji iritasi dan uji efektivitas pertumbuhan rambut dilakukan pada tikus putih jantan galur Sprague Dawley selama 1 bulan dengan periode sampling pada hari ke-7, 14, 21 dan 30 yang diamati secara makroskopis dan mikroskopis. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk menilai hasil uji karakterisasi sediaan, serta analisis data efektivitas pertumbuhan rambut melalui uji statistik metode One-Way ANOVA dan uji Post-Hoc. Nanoliposom MAP, MAL dan kombinasi yang dihasilkan memiliki konsistensi sedikit berlemak, aroma lavender dan pepermin yang khas, warna kuning susu, dan homogenitas yang baik, serta morfologi bentuk spheris single layer tanpa agregasi melalui pengamatan dengan transmission electron microscope. Hasil particle size analyzer menunjukkan nanoliposom MAP, MAL dan kombinasi secara urut memiliki ukuran 83,0 ± 3,2 nm ; 96,7 ± 1,9 nm dan 96,4 ± 3,5 nm dengan nilai indeks polidispersitas 0,4 ± 0,003 ; 0,4 ± 0,02 dan 0,5 ± 0,01 serta nilai zeta potensial -14,4 ± 0,3 mV ; -12,6 ± 0,5 mV dan -16,3 ± 0,3 mV. Karakterisasi gel nanoliposom yang dibentuk telah memenuhi persyaratan keberterimaan sediaan gel meliputi pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan angka lempeng total. Pengamatan selama 1 bulan penggunaan gel nanoliposom MAL, MAP, dan kombinasi pada hewan uji tidak menunjukkan efek iritasi, serta melalui pengamatan makroskopis dan mikroskopis menunjukkan pertumbuhan rambut yang berbeda signifikan (p<0,0001) dibandingkan seluruh kelompok pembanding pada hewan uji sejak minggu pertama pengamatan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penghantar berbasis nanoliposom dapat meningkatkan efektivitas penggunaan MAL dan MAP sebagai penumbuh rambut.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectNanoliposomen_US
dc.subjectMinyak Atsirien_US
dc.subjectLavenderen_US
dc.subjectPeperminen_US
dc.subjectPertumbuhan Rambuten_US
dc.titlePengembangan Sistem Penghantaran Minyak Atsiri Lavender (Lavandula Angustifolia Mill.) dan Pepermin (Mentha Piperita L.) Berbasis Nanoliposom Sebagai Penumbuh Rambut pada Tikus Putih Jantan Galur Sprague Dawleyen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22924004


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record