Prediksi Risiko Diabetes Menggunakan XGBoost dengan Interpretasi Model Berbasis SHAP (Studi Kasus : Pasien Diabetes di Medical City Hospital dan Al-Kindy Teaching Hospital, Irak)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi risiko diabetes
yang akurat dan dapat diinterpretasikan menggunakan algoritma XGBoost, dengan
pendekatan explainable AI berbasis SHAP (SHapley Additive exPlanations).
Dataset yang digunakan terdiri dari 1.000 data pasien yang mencakup variabel
klinis seperti usia, BMI, profil kolesterol, dan gender. Target klasifikasi
dikategorikan menjadi dua kelas yaitu Positif (Pradiabetes dan Diabetes) dan
Negatif (Normal). Proses pengembangan model melibatkan preprocessing data,
rekayasa fitur rasio Cr/Urea, serta tuning parameter untuk mengoptimalkan kinerja
klasifikasi. Evaluasi model pada data uji menunjukkan akurasi sebesar 96%, dengan
nilai precision dan recall yang tinggi, khususnya dalam mendeteksi individu
berisiko diabetes. Metode SHAP digunakan untuk menganalisis kontribusi fitur
secara global dan individual, sehingga meningkatkan transparansi dalam
pengambilan keputusan model. Fitur yang paling berpengaruh antara lain BMI, dan
Chol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi antara machine learning
dan metode interpretasi seperti SHAP dapat mendukung deteksi dini diabetes dan
memberikan dasar bagi intervensi klinis yang lebih tepat dan efektif.
Collections
- Statistics [1327]
