• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Formulasi dan Karakterisasi Solid Self Nano Emulsifying Drug Delivery System (S-snedds) Ekstrak Meniran (Phyllanthus Niruri L.) Terstandar Serta Uji Immunostimulan Secara In Vitro Pada Sel Raw 264.7

    Thumbnail
    View/Open
    23924015.pdf (10.70Mb)
    Date
    2025
    Author
    Sari, Syafira Tri Nurmala
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Meniran (Phyllanthus niruri) merupakan tanaman herbal yang memiliki berbagai aktivitas farmakologis, seperti antiinflamasi, antioksidan, dan imunomodulator. Meskipun berpotensi sebagai bahan terapi yang menjanjikan, penggunaan ekstrak Meniran dalam sediaan farmasi masih menghadapi kendala utama, yaitu kelarutan air yang rendah dan bioavailabilitas yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas, dan mengoptimalkan efek immunostimulan ekstrak Meniran berbasis Solid Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (S-SNEDDS). Studi ini mencakup proses formulasi dengan metode spray drying dan adsorpsi senyawa berpori, karakterisasi fisikokimia meliputi ukuran partikel, polydispersity index, zeta potensial, stabilitas dipercepat, uji cemaran mikroba, Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), X-Ray Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscopy (SEM) serta uji imunostimulan secara in vitro. Formulasi S-SNEDDS Meniran yang dikembangkan menggunakan bahan aktif berupa 1 gram ekstrak Meniran, Tween 80 (15%), Labrasol (46%), dan manitol (23%) sebagai pembawa padat. Formulasi terpilih menunjukkan karakteristik fisik yang optimal dengan ukuran partikel sebesar 33,57±7,52 nm, polydispersity index (PDI) sebesar 0,24±0,13, dan potensi zeta sebesar 23,8±0,26 mV, yang mengindikasikan kestabilan sistem nano serta distribusi partikel yang seragam. Sifat alir serbuk menunjukkan performa yang sangat baik, dengan kecepatan alir 4,77 g/s dan sudut diam sebesar 12,23°. Uji cemaran mikroba memberikan hasil ≤ 10 CFU/g (10y-0.137 and 10y-0.134 koloni/g) dan memenuhi persyaratan standar BPOM No. 32 tahun 2019 tentang Persyaratan dan Keamanan Mutu Obat Tradisional Hasil uji stabilitas dipercepat menunjukkan sediaan S-SNEDDS cukup stabil selama penyimpanan dalam kondisi yang dipercepat (40 ± 2°C/75 ± 5% RH) selama 3 bulan dalam stability chamber Analisis morfologi melalui SEM dan struktur kristal menggunakan XRD mengonfirmasi bahwa formulasi memiliki sifat semi kristralin. Selain itu, hasil FTIR mengidentifikasi keberadaan gugus fungsi penting seperti O-H, C-H, dan C=O yang mendukung integritas bahan aktif dalam formulasi. Uji imunostimulan in vitro dengan subjek uji sel RAW 264.7 dilakukan untuk mengevaluasi potensi formulasi dalam meningkatkan respons imun. Hasil menunjukkan bahwa S-SNEDDS Meniran dengan konsentrasi 99,48 μg/mL mampu meningkatkan aktivitas fagositosis sel imun, namun formulasi ini memiliki efek penghambatan terhadap produksi nitrogen oksida (NO). Hal ini mengindikasikan bahwa mekanisme imunostimulan dari S-SNEDDS Meniran lebih terfokus pada pengaktifan fagositosis dibandingkan stimulasi produksi NO.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57751
    Collections
    • Master of Pharmacy [32]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV