Show simple item record

dc.contributor.authorCahyaningrum, Nafisah Hanan
dc.date.accessioned2025-09-23T04:16:42Z
dc.date.available2025-09-23T04:16:42Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57750
dc.description.abstractTuberkulosis (TB) menjadi salah satu penyakit menular yang menjadi tantangan kesehatan global, termasuk Indonesia. Pada tahun 2023, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan kasus TB terbanyak yakni dengan 1,060,000 kasus temuan TB dan 134,000 kasus meninggal akibat TB. Jawa Tengah termasuk provinsi yang memiliki kasus TB tertinggi di Indonesia dengan temuan sebanyak 85,071 kasus atau 8.025% dari 1,060,000 kasus pada tahun 2023. Untuk mengetahui faktor terjadinya TB dapat digunakan analisis regresi linier berganda. Namun, perbedaan karakteristik pada tiap wilayah di Provinsi Jawa Tengah menimbulkan heterogenitas spasial. Untuk mengatasi heterogenitas spasial dapat menggunakan Geographically Weighted Regression (GWR). Dengan variabel dependen adalah jumlah kasus TB, sedangkan variabel independen adalah jumlah penduduk miskin, kepadatan penduduk, jumlah rumah tangga yang memiliki akses sanitasi layak, persentase penduduk yang merokok, jumlah balita yang mendapat vaksin BCG, jumlah puskesmas, dan jumlah kasus HIV/AIDS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapat pemodelan regresi linier berganda dan GWR yang kemudian dibandingkan untuk memperoleh model terbaik yang dapat memodelkan kasus TB di Jawa Tengah pada tahun 2023. Model terbaik tersebut ditentukan dengan nilai koefisien determinasi (R 2 ), nilai AIC, dan nilai MAPE. Dari model terbaik tersebut akan didapatkan faktor apa saja yang memengaruhi kasus TB pada setiap kabupaten/kota di Jawa Tengah pada tahun 2023. Didapatkan hasil bahwa model GWR dengan kernel adaptive gaussian adalah model terbaik yang dapat memodelkan kasus TB di Jawa Tengah pada tahun 2023 dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0.979, nilai AIC sebesar 504.1131, dan MAPE sebesar 11.29%. Dimana faktor yang memengaruhi kasus TB di setiap kabupaten/kota di Jawa Tengah adalah kepadatan penduduk, jumlah balita yang mendapat vaksin BCG, dan jumlah kasus HIV/AIDS.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGWRen_US
dc.subjectRegresi Linier Bergandaen_US
dc.subjectTuberkulosisen_US
dc.titlePemodelan Penyakit Tuberkulosis (TB) dengan Metode Regresi Linier Berganda dan Geographically Weighted Regression (GWR) di Jawa Tengah (Studi Kasus : Kejadian Tuberkulosis di Jawa Tengah Tahun 2023)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21611143


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record