• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi Toksisitas Akut Solid Self- Nanoemulsifying Drug Delivery System (S-snedds) Temulawak (Curcuma Xanthorriza Roxb.) dengan Metode Oecd 425

    Thumbnail
    View/Open
    21613009.pdf (2.219Mb)
    Date
    2025
    Author
    Azhar, Hanif Luthfiansyah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) memiliki berbagai aktivitas farmakologis yang bermanfaat untuk tubuh, namun bioavailabilitasnya yang rendah membutuhkan solusi integratif dalam mengatasi permasalahan tersebut. Sediaan Solid Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (S-SNEDDS) dikembangkan untuk meningkatkan kelarutan dan efektivitasnya. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan evaluasi ketoksikan akut dalam sediaan S- SNEDDS temulawak agar terjamin kualitas dan keamanannya. Tujuan: Menilai toksisitas akut sediaan S-SNEDDS temulawak untuk menjamin keamanannya. Metode: Uji toksisitas dilakukan menggunakan metode OECD 425 pada 11 ekor tikus Wistar betina dengan pemberian dosis 175 hingga 2000 mg/kgBB. Karakterisasi fisikokimia sediaan (ukuran partikel, indeks polidispersitas, dan zeta potensial) serta pengamatan gejala toksik, perubahan berat badan, dan morfologi organ hati dan ginjal. Nilai LD50 dianalisis menggunakan software AOT425Statpgm. Hasil: Dengan ukuran partikel 103,6 nm; indeks polidispersitas 0,337; zeta potensial −34,93 Mv; %Transmittan 96%. Tidak ditemukan kematian atau gejala toksik berat. Organ hati dan ginjal tidak menunjukkan perubahan makroskopis signifikan. Sehingga dapat diperoleh nilai LD50 S-SNEDDS temulawak > 2000 mg/kgBB. Kesimpulan: Sediaan S-SNEDDS temulawak tidak menyebabkan gejala ketoksikan aku pada hewan uji dengan nilai LD50 > 2000 mg/kgBB dan dikategorikan aman untuk penggunaan jangka pendek.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57742
    Collections
    • Pharmacy [1885]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV