Show simple item record

dc.contributor.authorWibowo, Fieri Ghani
dc.date.accessioned2025-09-22T06:54:50Z
dc.date.available2025-09-22T06:54:50Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57737
dc.description.abstractPenggunaan dompet digital seperti DANA semakin meningkat sebagai alternatif transaksi non-tunai. Namun, muncul permasalahan seperti kehilangan saldo yang dialami pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi pengguna aplikasi DANA atas kehilangan saldo, serta tanggung jawab penyedia layanan dalam menangani permasalahan tersebut, khususnya di wilayah Kota Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual. Sumber data diperoleh melalui studi pustaka terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini meliputi perlindungan hukum bagi pengguna dompet digital yang mengalami kehilangan saldo telah diatur dalam berbagai regulasi, termasuk Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dan Peraturan Bank Indonesia (PBI), serta tanggung jawab DANA terhadap kehilangan saldo pengguna dalam konteks penggunaan dompet digital DANA di Kota Yogyakarta adalah dengan memberikan ganti rugi sebagaimana yang telah diatur oleh berbagai regulasi yang relevan, seperti KUHPerdata, UUPK, UU ITE, dan PBI namun belum sepenuhnya terimplementasi dengan baik.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectDANAen_US
dc.subjectDompet Digitalen_US
dc.subjectKehilangan Saldoen_US
dc.subjectKonsumenen_US
dc.subjectPerlindungan Hukumen_US
dc.titlePerlindungan Hukum Pengguna Dompet Digital Dana Atas Kehilangan Saldo (Studi Kasus Pengguna Dompet Digital Dana di Kota Yogyakarta)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20410677


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record