| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Foreign Direct Investment (FDI), impor, inflasi,
dan nilai tukar terhadap ekspor di lima negara ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Kamboja,
dan Filipina selama periode 2014–2023. Metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel
dengan pendekatan Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FDI berpengaruh
positif namun tidak signifikan terhadap ekspor, impor berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan
inflasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ekspor, nilai tukar tidak berpengaruh
terhadap ekspor temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan impor yang bersifat produktif
mampu mendorong kinerja ekspor, sementara fluktuasi inflasi dan nilai tukar belum menjadi faktor
utama dalam memengaruhi ekspor selama periode penelitian. Implikasinya, diperlukan kebijakan
impor yang terarah untuk mendukung sektor produksi ekspor, serta stabilisasi makroekonomi guna
menjaga daya saing. Selain itu, arah FDI perlu difokuskan pada sektor berorientasi ekspor agar
kontribusinya terhadap ekspor menjadi lebih optimal. | en_US |