• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Informatics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Informatics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Forensik Digital Non-Rooted Pada Data Penerbangan Unmanned Aerial Vechile (UAV) dan Controller Berbasis Android Untuk Pengungkapan Bukti Digital

    Thumbnail
    View/Open
    23917019.pdf (4.888Mb)
    Date
    2025
    Author
    Halim, Muhammad Yusuf
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penggunaan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone di Indonesia semakin meluas dan telah dimanfaatkan di berbagai sektor, termasuk sektor pertambangan batubara untuk keperluan pemetaan dan pemantauan (surveillance). UAV memiliki karakteristik fleksibilitas, kemampuan terbang rendah, dan kemudahan pengoperasian, namun juga menimbulkan potensi penyalahgunaan seperti pelanggaran batas wilayah udara tanpa izin. Penelitian ini disimulasikan pada kasus seorang petugas operator yang menerbangkan UAV di luar batas wilayah tambang tanpa otorisasi. Studi ini bertujuan untuk melakukan akuisisi dan analisis forensik digital terhadap UAV DJI Mini 3 dan controller DJI RC-N1 yang terhubung ke smartphone Android, guna memperoleh artefak digital yang dapat digunakan sebagai pengungkapan bukti digital. Penelitian menggunakan framework DRF Field dengan metode statis dan dinamis pada UAV, serta metode fisik dan logis pada smartphone tanpa proses rooting. Hasil menunjukkan bahwa akuisisi dinamis menghasilkan artefak yang lebih lengkap, termasuk metadata EXIF yang berisi informasi lintang, bujur, dan ketinggian. Meskipun log penerbangan tidak ditemukan pada UAV, artefak tersebut berhasil diperoleh dari smartphone melalui identifikasi paket aplikasi DJI Fly (dji.go.v5). Artefak log ini kemudian dikonversi ke format .kmz dan divisualisasikan menggunakan Google Earth untuk mengonfirmasi pelanggaran batas wilayah udara. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa metode non-root berhasil mengidentifikasi artefak digital penting seperti metadata EXIF berisi koordinat dan ketinggian dari foto UAV, serial number perangkat, serta log penerbangan yang diperoleh melalui aplikasi DJI Fly di smartphone Android. Pendekatan non-root berhasil menghasilkan artefak digital yang sebanding dengan perangkat yang di- root, menunjukkan bahwa akuisisi tanpa rooting tetap efektif dalam investigasi forensik. Temuan ini menekankan pentingnya kombinasi metode akuisisi serta pemahaman karakteristik perangkat UAV dan aplikasi terkait dalam mendukung investigasi forensik digital, khususnya pada kasus pelanggaran batas wilayah UAV.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57703
    Collections
    • Master of Informatics [361]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV