Model Kesempatan Kerja di Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beberapa indikator ekonomi
terhadap peningkatan tenaga kerja di Indonesia selama periode 2008 hingga 2022. Indikator
yang digunakan dalam penelitian ini mencakup Domestic Direct Investment (DDI), Gross
Domestic Product (GDP), dan populasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dan Error Correction Model (ECM)
untuk mengkaji hubungan jangka panjang dan jangka pendek antara variabel-variabel tersebut
terhadap tenaga kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa GDP memiliki pengaruh positif dan
signifikan terhadap peningkatan tenaga kerja. Sementara itu, DDI dalam jangka pendek
menunjukkan pengaruh positif, tetapi dalam jangka panjang justru berdampak negatif terhadap
tenaga kerja. Populasi menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan secara konsisten, namun
tetap memiliki keterkaitan dalam dinamika pasar tenaga kerja. Temuan ini menekankan
pentingnya strategi investasi yang tepat sasaran dan kebijakan makroekonomi yang inklusif
untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan
kontribusi dalam penyusunan kebijakan ketenagakerjaan yang adaptif dan berbasis data.
Collections
- Economics [2702]
