Klasifikasi Spatio Temporal dari Citra Satelit Sentinel 2 dengan Pendekatan Machine Learning (Studi Kasus : Vegetasi dan Non-vegetasi di Sekitar Grand Batang City)
Abstract
Kabupaten Batang memiliki posisi strategis sebagai jalur transportasi antara Jakarta
dan Surabaya. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 788.6 km2
, dengan beragam
karakteristik geografis seperti perbukitan, dataran rendah, dan garis pantai. Grand
Batang City salah satu inisiatif terpenting untuk mendorong investasi dan
pengembangan industri. Memanfaatkan potensi alam dan sumber daya manusia
yang ada, Kabupaten Batang dapat terus berkembang dan berdampak positif bagi
pembangunan Provinsi Jawa Tengah dan Indonesia secara keseluruhan. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi vegetasi dan non-vegetasi menggunakan
metode Machine Learning, dengan menggunakan tiga tahun yaitu 2020, 2021, dan
2022. Batasan metode machine learning yang digunakan untuk klasifikasi pada
penelitian ini adalah metode Decision Tree, Naive Bayes, dan Boosting. Metode
terbaik yang didapatkan pada penelitian ini adalah Naive Bayes dengan nilai akurasi
tahun 2019 data Training 71.75% dan data Testing 70.25%, tahun 2020 data
Training 79.44% dan data Testing 83.50%, tahun 2022 data Training 83.94% dan
data Testing 82.00%. Berdasarkan rasio kerapatan, secara umum dapat disimpulkan
bahwa dari tahun ke tahun semakin dekat dengan Grand Batang City persentase
non-vegetasi semakin besar. Sedangkan dari tahun ke tahun semakin jauh dengan
Grand Batang City persentase non-vegetasi semakin kecil. Kenaikan dan penurunan
vegetasi dan non-vegetasi dari tahun ke tahun kawasan Grand Batang City sebesar
14.33%.
Collections
- Statistics [1223]
