Show simple item record

dc.contributor.authorZuljihady, Lalu Muhammad Tsaqib
dc.date.accessioned2025-09-03T02:50:29Z
dc.date.available2025-09-03T02:50:29Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57639
dc.description.abstractMahasiswa yang perilaku menunda mengerjakan tugas-tugas dalam kegiatan pembelajaran cenderung memiliki perilaku prokrastinasi akademik, perilaku ini membuat kecenderungan seseorang akan kehilangan banyak waktu, mengakami gangguan kesehatan, dan memiliki harga diri yang rendah. Sikap perilaku tawakal ditandai oleh keyakinan bahwa Allah SWT akan menolong, mencukupi dan memberikan yang terbaik untuk dirinya yang sedang atau telah berusaha sepenuh hati. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya hubungan antara tawakal terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Hipotesis yang di ajuan dalam penelitian ini adalah semakin tinggi sikap tawakal mahasiswa, maka sikap prokrastinasi akademik dalam diri mahasiswa bersangkutan akan semakin rendah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan kuisioner yang terdiri dari dua alat ukur, yaitu skala Tawakal dan skala pure procrastination. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa aktif Universitas Islam Indonesia sebanyak 128 responden yang diambil dengan teknik simple random sampeling. Uji hipotesis penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil hipotesis data di ketahui bahwa berdasarkan uji kolmogorov smirnov variable prokrastinasi akademik dan tawakal memiliki sebaran data tidak normal ditandai dengan hasil Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0.03 < 0.05. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang spesifik antara prokrastinasi akademi dengan tawakal pada mahasiswa Universitas Islam Indonesia. Hal ini di tunjukan dalam hasil korelasi coefficient -0.037 menunjukkan korelasi antara variabel Tawakal dan variabel Prokrastinasi yang sangat lemah atau hampir tidak ada hubungan linier antara keduanya. Sig. (2-tailed 0.674) menunjukkan nilai signifikansi dari uji korelasi. Pada tingkat signifikansi p = 0.674 (p < 0.05) yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan korelasi yang signifikan antara dua variabel tersebut. Dengan kata lain bermakna, bahwa perbedaan yang teramati dalam korelasi dapat terjadi secara kebetulan atau hasil yang ditemukan tidak dapat dianggap signifikan secara statistik. Dari hasil tersebut terbukti bahwa hipotesis yang menyatakan bahwa ada korelasi antara tawakal dan prokrastinasi akademik tidak didukung oleh bukti empiris yang dari hasil penelitian ini.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleHubungan antara Tawakal dengan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM16320147


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record