• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Peranan Microbiome terhadap Proses Mielinasi Sistem Saraf Pusat pada Gangguan Neuropsikiatri: A Scoping Review

    Thumbnail
    View/Open
    17711086.pdf (11.15Mb)
    Date
    2023
    Author
    Kulsum, Umi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Tubuh manusia dihuni oleh mikroorganisme yang sebaian besarnya menghuni saluran gastirointestinal. Mikroorganisme ini disebut gutmicrobiota (GM). GM dapat membantu fungsi fisiologis tubuh namun dapat jua menyebabkan penyakit atau membantu penyembuhan suayi penyakit. Di antara penyakit yang dapat dipengaruhi oleh GM adalah ganggua neuropsikiatri. variabel yang dipengaruhi oleh GM pun bervariasi di antaranya adalah memengaruhi proses mielinasi. Autism spectrum disorder (ASD), Bipolar disorder (BD), dan gangguan kecemasan adalah salah satu di antara gangguan neuropsikiatri yang menunjukkan adanya gangguan pada proses mielinasi. Metode: Pencarian artikel uji preklinis dan klinis I-IV dilakukan melalui dua database, yakni PubMed dan Ebscohost dalam kurun waktu 10 tahun terakhir mulai 05 September 2012 hingga 05 Seotember 2022. Susunan kata kunci yang digunakan ((depression OR Anxiety OR Mood OR Autism) AND (Microbiome OR Microbiota)) AND (Myelin OR Neuron OR Nerve OR tract OR schwaan cell OR olygodendrocyte OR synaptic OR connectivity). Hasil pencarian kemudian di skrining, diseleksi sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan Hasil: Pencarian artikel uji preklinis dan klinis I-IV dilakukan melalui dua database, yakni PubMed dan Ebscohost dalam kurun waktu 10 tahun terakhir mulai 05 September 2012 hingga 05 Seotember 2022. Susunan kata kunci yang digunakan adalah ((depression OR Anxiety OR Mood OR Autism) AND (Microbiome OR Microbiota)) AND (Myelin OR Neuron OR Nerve OR tract OR schwaan cell OR olygodendrocyte OR synaptic OR connectivity) Hasil pencarian kemudian di skrining, diseleksi sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan Terdapat 1 studi final inklus. Studi tersebut merupakan uji preklinis yang dilakukan pada tikus jantan (Mus musculus) yang telah disapih pada usia 3 minggu. Dalam studi ini didapatkan bahwa kolonisasi Bacteriodes ovatus dan Lactiplantibacillus plantarum dapat meningkatkan kadar neurotransmitter 4- ethylphenol yang bertanggung jawab terhadap gangguan kecemasan baik pada gangguan kecemasan secara khusus maupun gangguan kecemasan yang dialami penderita ASD. Kesimpulan: Terdapat perbedaan ketika adanya gut microbiota yang berbeda terhadap gangguan neuropsikiatri. Kolonisasi B. ovatus dan L.plantarum secara terpisah dan bersamaan menyebabkan adanya perbedaan hasil. Kolonisasi secara terpisah justru menyebabkan perbaikan kondisi kecemasan, namun kolonisasi bersamaan justru meningkatkan kadar 4EP dan menyebabkan peningkatan gangguan kecemasan pada hewan coba
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57581
    Collections
    • Medical Education [2958]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV