Pengaruh Variasi Kerapatan Infill Gyroid Core Polyactic Acid (PLA) Hasil Additive Manufacturing terhadap Kekakuan Bending Komposit Sandwich Skin Serat Karbon
Abstract
Komposit adalah material yang tersusun dari gabungan dua material dengan
sifat mekanik yang berbeda. Komposit tersusun atas matriks dan pengikatnya pada
bagian tengah komposit terdapat core dan bagian luar skin. Pada penelitian ini
menggunakan core hasil dari additive manufacturing menggunakan material
polyactic acid dengan struktur gyroid dan untuk skin menggunakan serat karbon
proses pembuatan komposit menggunakan metode vacuum infusion. Vacuum
Infusion adalah teknik pembuatan material komposit dengan cara mengalirkan dan
menyebarkan resin menggunakan pompa vacuum pada cetakan. Penelitian ini
bertujuan untuk membuat komposit sandwich dengan material PLA core yang
dibuat menggunakan proses addictive manufacturing dengan fill pattern gyroid
untuk mengetahui pengaruh pelapisan skin dan pengaruh kerapatan infill terhadap
nilai kekakuan bending komposit sandwich carbonfibers. Berdasarkan hasil
diperoleh didapatkan bahwa pengaruh kerapatan infill berpengaruh terhadap
peningkatan nilai kekakuan bending dapat dilihat pada hasil kekakuan bending
menunjukan semakin rapat infill meningkatkan nilai kekakuan bending. nilai
kekakuan tertinggi pada spesimen dengan infill 50%GWS mempunyai nilai
kekakuan tertinggi sebesar 31.250.000 Nmm2
. Pada spesimen non skin mempunyai
nilai kekauan lebih rendah dengan spesimen skin. Nilai kekakuan tertinggi spesimen
nonskin 50%GNS sebesar 8.768.459,92 Nmm2 ketidaklinear pada nilai kekakuan bending
dan kekakuan spesifik terhadap berat dikarenakan modulus kegagalan pada spesimen
terjadi kegagalan interface.
Collections
- Mechanical Engineering [749]
