• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Economics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Economics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Angka Harapan Hidup, Pendidikan, Daya Beli Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Pada Mustahik Baznas di Kab. Sleman

    Thumbnail
    View/Open
    16423032.pdf (2.491Mb)
    Date
    2023
    Author
    Ramadhan, Anshari
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program pendayagunaan zakat yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Sleman serta dampaknya terhadap kehidupan mustahik, baik ditinjau dari pengaruh angka harapan hidup, pendidikan maupun daya beli. Dari sisi nilai IPM dan tingkat kemiskinan mustahik. Dengan menggunakan metode perhitungan t-statistik, indeks pembangunan manusia (IPM) tingkat individu, serta indikator Angka harapan hidup, Pendidikan, Daya beli maka dapat disimpulkan bahwa berperan positif dalam meningkatkan pembangunan manusia mustahik di Kabupatem Sleman. Hasil uji t-Statistik menunjukkan bahwa mustahik memberikan pengaruh nyata pada tingkat pendapatannya. Begitu juga dengan nilai IPM mustahik yang mengalami peningkatan dari angka 47 sebelum distribusi zakat menjadi 49 setelah distribusi zakat. Hasil studi menunjukkan adanya penurunan pada tingkat pendapatan mustahik. Angka Harapan Hidup (AHH), dijadikan indikator dalam mengukur IPM suatu individu di suatu daerah. Angka Harapan Hidup (AHH) adalah perkiraan tingkat usia rata-rata yang akan dicapai oleh penduduk dalam periode waktu tertentu. Pendidikan rata-rata lama sekolah mengindikasikan makin tingginya pendidikan yang dicapai oleh masyarakat di suatu daerah. Semakin tinggi rata-rata lama sekolah berarti semakin tinggi jenjang pendidikan yang dijalani. Asumsi yang berlaku secara umum bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka semakin tinggi kualitas seseorang, baik pola pikir maupun pola tindakannya. Daya beli digunakan untuk mengukur standar hidup manusia, indikator ini juga dipengaruhi oleh pengetahuan serta peluang yang ada serta untuk merealisasikan pengetahuan dalam berbagai kegiatan produksi sehingga menghasilkan output baik berupa barang maupun jasa sebagai pendapatan. Kemudian pendapatan yang ada akan menciptakan pengeluaran atau konsumsi. Pengeluaran per kapita memberikan gambaran tingkat daya beli PPP (Purchasing Power Parity) masyarakat dan sebagai salah satu komponen yang digunakan dalam melihat status pembangunan manusia di suatu wilayah.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57520
    Collections
    • Islamic Economics [1180]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV