Prediksi Harga Saham Disney menggunakan Metode Long Short Term Memory dan Extreme Learning Machine (Studi Kasus : Close Price Saham Disney (DIS) pada Juli 2017 – Juli 2022)
Abstract
The Walt Disney Company dikenal sebagai perusahaan terbesar yang
bergerak di bidang hiburan dan media. Memiliki banyak lini bisnis dengan
profitabilitas yang cukup menarik minat para investor untuk berinvestasi. Produk
investasi yang ditawarkan The Walt Disney Company terdaftar di New York
Stock Exchange dengan simbol saham DIS. Kondisi saham Disney sendiri
mengalami penurunan pada awal pandemi Covid-19 dan berangsur membaik
sejalan dengan perbaikan perekonomian dunia setelah pandemi Covid-19. Secara
umum saham berpotensi tinggi disertai dengan resiko tinggi. Hal ini tentunya
membutuhkan analisis prediksi untuk meminimalisir efek kerugian dari
ketidakpastian pergerakan harga saham. Salah satu metode prediksi yang dapat
digunakan yaitu algoritma machine learning seperti atrificial neural network untuk
pengolah data berurutan seperti harga saham. Penelitian ini bertujuan mengetahui
implementasi Long Short-Term Memory dan Extreame Learning Machine dalam
memprediksi harga saham The Walt Disney Company (DIS) menggunakan data
historis close price harian pada Juli 2017 sampai Juli 2022. Menggunakan
pembagian data training sebesar 80% dan data testing sebesar 20%, diperoleh
model terbaik untuk LSTM menggunakan neuron 10 dan epoch 500, sedangkan
ELM menggunakan neuron 50 dan 100 repetisi. Nilai akurasi berdasarkan MAPE
untuk model terbaik LSTM sebesar 3.47% ddengan lebih tinggi dari ELM dengan
akurasi sebesar 14.06 % sehingga mampu memprediksi harga saham lebih baik.
Collections
- Statistics [1220]
