Show simple item record

dc.contributor.authorPrasetio, Muhammad Wisnu
dc.contributor.authorAnugrah, Aditya Rizki
dc.date.accessioned2025-08-20T06:59:24Z
dc.date.available2025-08-20T06:59:24Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57498
dc.description.abstractNitrogliserin atau dikenal dengan nama lain Glycerol trinitrate merupakan zat kimia yang mempunyai rumus molekul C3H5N3O9. Peluang berkembangnya industri nitrogliserin di Indonesia cukup besar, mengingat kebutuhannya yang terus meningkat setiap waktunya, selain itu terhitung hingga saat ini belum ada pabrik nitrogliserin yang tercatat telah berdiri di Indonesia. Perancangan Pabrik dengan kapasitas 15.000 ton/tahun ini nantinya akan didirikan tepatnya di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Metode pembuatan nitrogliserin ini adalah esterifikasi dengan mereaksikan senyawa gliserin dengan senyawa asam nitrat, yang mana didalam proses esterifikasi terdapat komponen medium yang terdiri dari katalis asam sulfat dan air. Proses Reaksi yang bersifat kontinyu ini dijalankan dalam Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB) dengan tekanan 1 atm dan suhu operasi 15°C Selanjutnya keluaran dari reaktor akan dipisahkan komponen cairan nitrogliserin dengan cairan asam sisa melalui Dekanter dan dinetralkan dengan Netralizer. Untuk memperoleh kapasitas sebesar 15.000 ton/tahun, dibutuhkan setidaknya 6.253,236 ton/tahun gliserin, 22.214,793 ton/tahun asam nitrat, dan 3.412,193 ton/tahun asam sulfat. Selain itu pabrik ini dilengkapi dengan beberapa komponen utilitas yang membutuhkan jumlah brine pendingin 269.109,129 ton/tahun, 37,4 m3/jam udara tekan, 322,43 kW listrik, 418,968 kL/tahun bahan bakar solar. Hasil analisis menunjukkan bahwa pabrik nitrogliserin ini memiliki tingkat resiko rendah (low risk) dengan menganalisa besaran pajak sebesar 25%, didapatkan katergori ROI minimal sebesar 11%, nilai POT maksimal sebesar 5 tahun, dan BEP sebesar 40- 60%. Hasil evaluasi ekonomi pabrik nitrogliserin setidaknya menunjukkan nilai kebutuhan dari modal tetap sebesar Rp. 319.037.282.259, total biaya produksi sebesar Rp. 377.970.499.585 dan keuntungan sebelum pajak sebesar Rp. 94.492.624.896 dari perhitungan didapatkan nilai ROI sebelum pajak sebesar 29,61% dan setelah perhitungan pajak sebesar 22,21%, POT sebelum pajak sebesar 2,5 tahun dan setelah pajak sebesar 3,2 tahun. Sementara nilai BEP sebesar 49,70%, SDP sebesar 21,89%, dan DCFRR sebesar 25,54%. Berdasarkan hasil evaluasi ekonomi ini, dapat disimpulkan bahwa pabrik nitrogliserin secara ekonomi layak untuk didirikan dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan baik dipasar nasional ataupun internasional.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAsam Sulfaten_US
dc.subjectEsterifikasien_US
dc.subjectNitrogliserinen_US
dc.subjectRATBen_US
dc.titlePrarancangan Pabrik Nitrogliserin dari Gliserin dengan Campuran Asam Kapasitas 15.000 Ton/tahunen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19521162
dc.Identifier.NIM19521144


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record