Prarancangan Pabrik Nitrogliserin dari Gliserin dengan Campuran Asam Kapasitas 15.000 Ton/tahun
View/ Open
Date
2023Author
Prasetio, Muhammad Wisnu
Anugrah, Aditya Rizki
Metadata
Show full item recordAbstract
Nitrogliserin atau dikenal dengan nama lain Glycerol trinitrate merupakan
zat kimia yang mempunyai rumus molekul C3H5N3O9. Peluang berkembangnya
industri nitrogliserin di Indonesia cukup besar, mengingat kebutuhannya yang
terus meningkat setiap waktunya, selain itu terhitung hingga saat ini belum ada
pabrik nitrogliserin yang tercatat telah berdiri di Indonesia. Perancangan Pabrik
dengan kapasitas 15.000 ton/tahun ini nantinya akan didirikan tepatnya di
Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Metode
pembuatan nitrogliserin ini adalah esterifikasi dengan mereaksikan senyawa
gliserin dengan senyawa asam nitrat, yang mana didalam proses esterifikasi
terdapat komponen medium yang terdiri dari katalis asam sulfat dan air. Proses
Reaksi yang bersifat kontinyu ini dijalankan dalam Reaktor Alir Tangki
Berpengaduk (RATB) dengan tekanan 1 atm dan suhu operasi 15°C Selanjutnya
keluaran dari reaktor akan dipisahkan komponen cairan nitrogliserin dengan
cairan asam sisa melalui Dekanter dan dinetralkan dengan Netralizer. Untuk
memperoleh kapasitas sebesar 15.000 ton/tahun, dibutuhkan setidaknya 6.253,236
ton/tahun gliserin, 22.214,793 ton/tahun asam nitrat, dan 3.412,193 ton/tahun
asam sulfat. Selain itu pabrik ini dilengkapi dengan beberapa komponen utilitas
yang membutuhkan jumlah brine pendingin 269.109,129 ton/tahun, 37,4 m3/jam
udara tekan, 322,43 kW listrik, 418,968 kL/tahun bahan bakar solar. Hasil analisis
menunjukkan bahwa pabrik nitrogliserin ini memiliki tingkat resiko rendah (low
risk) dengan menganalisa besaran pajak sebesar 25%, didapatkan katergori ROI
minimal sebesar 11%, nilai POT maksimal sebesar 5 tahun, dan BEP sebesar 40-
60%. Hasil evaluasi ekonomi pabrik nitrogliserin setidaknya menunjukkan nilai
kebutuhan dari modal tetap sebesar Rp. 319.037.282.259, total biaya produksi
sebesar Rp. 377.970.499.585 dan keuntungan sebelum pajak sebesar Rp.
94.492.624.896 dari perhitungan didapatkan nilai ROI sebelum pajak sebesar
29,61% dan setelah perhitungan pajak sebesar 22,21%, POT sebelum pajak
sebesar 2,5 tahun dan setelah pajak sebesar 3,2 tahun. Sementara nilai BEP
sebesar 49,70%, SDP sebesar 21,89%, dan DCFRR sebesar 25,54%. Berdasarkan
hasil evaluasi ekonomi ini, dapat disimpulkan bahwa pabrik nitrogliserin secara
ekonomi layak untuk didirikan dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan
baik dipasar nasional ataupun internasional.
Collections
- Chemical Engineering [1336]
