| dc.contributor.author | Sahrina, Athifia Nur Alfa | |
| dc.date.accessioned | 2025-08-13T07:39:33Z | |
| dc.date.available | 2025-08-13T07:39:33Z | |
| dc.date.issued | 2023 | |
| dc.identifier.uri | dspace.uii.ac.id/123456789/57415 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh para pelaku usaha yang melakukan pelanggaran
terjadinya kartel minyak goreng kemasan pada masa pandemi Covid-19 yang
merupakan keadaan darurat. Rumusan masalah dalam penelitian ini pertama,
penerapan pembuktian dugaan kartel Minyak Goreng Kemasan terhadap akibat
yang dilarang selama masa Pandemi Covid-19 oleh Komisi Pengawas Persaingan
Usaha (KPPU) dan kedua, potensi hukum pemberatan sanksi para pelaku usaha
Minyak Goreng Kemasan atas praktik kartel karena dilakukan di masa Pandemi
Covid-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian normatif. Pendekatan Penelitian
yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan,
pendekatan kasus, serta pendekatan konseptual. Objek penelitian dalam penelitian
ini adalah penerapan pembuktian serta potensi hukum pemberatan sanksi praktik
kartel melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik
Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat serta Peraturan Perundang-undangan
yang diatur untuk persaingan usaha. Sumber data yang diperlukan dalam penelitian
ini menggunakan data sekunder dengan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik
pengumpulan data sekunder melalui studi kepustakaan serta studi kasus yang
dibantu dengan data primer hasil wawancara oleh Bapak Kamal Barok (Kepala
Bidang Penegakan Hukum Kantor Wilayah VII KPPU Yogyakarta). Analisis data
yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini adalah penerapan pembuktian dugaan kartel minyak goreng
kemasan terhadap akibat yang dilarang selama masa pandemi Covid-19 oleh KPPU
dilakukan dengan menggunakan alat bukti petunjuk yang dikombinasi antara bukti
komunikasi dengan bukti ekonomi dengan melihat pergerakkan harga, penggunaan
keterangan ahli, serta bukti dokumen dan bukti komunikasi. Pendekatan
pembuktian yang digunakan oleh KPPU dalam pembuktian adalah Rule of Reason.
Peraturan Komisi Pengawas Persaingan Usaha Nomor 1 Tahun 2020 tentang
Penanganan Perkara Secara Elektronik menjadikan KPPU pada masa pandemi
Covid-19 dalam pencarian alat bukti terhadap kasus persaingan usaha hanya
mengandalkan sikap kooperatif antar pelapor dan terlapor. Penelitian ini
merekomendasikan agar penerapan pembuktian selama masa pandemi Covid-19
atau keadaan memaksa lain dapat terlaksana secara maksimal maka dapat
mempertimbangkan adanya indirect evidence sebagai alat bukti yang memiliki
kekuatan hukum yang cukup. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Persaingan Usaha Tidak Sehat | en_US |
| dc.subject | Kartel | en_US |
| dc.subject | Minyak Goreng Kemasan | en_US |
| dc.subject | Pembuktian | en_US |
| dc.title | Pembuktian Dugaan Kartel Minyak Goreng Kemasan Selama Masa Pandemi Covid-19 oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 19410610 | |