Pemodelan Klaim pada Asuransi Kesehatan menggunakan Metode Hibrida Arima-copula
Abstract
Dalam proses pengajuan klaim asuransi kesehatan, dibutuhkan dokumen-dokumen
penting sebagai bukti bahwa telah terjadi kerugian. Dampaknya adalah terjadi
ketidaksesuaian antara klaim diajukan dengan klaim dibayarkan oleh pihak
asuransi. Data klaim diajukan dan klaim dibayarkan sendiri merupakan salah satu
data runtun waktu yang dapat diprediksi nilainya untuk beberapa tahap ke depan.
Kedua variabel ini merupakan bagian penting dari proses pencairan manfaat
asuransi. Meski dalam beberapa kasus tidak adanya saling keterkaitan, namun
dalam kenyataannya klaim dibayarkan bergantung dari klaim diajukan. Maka
diperlukan adanya asumsi dependensi antara keduanya. Peneliti ingin mengetahui
pemodelan dari data klaim diajukan dan dibayarkan. Penelitian ini menggunakan
metode hibrida Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA)-Copula
untuk melakukan pemodelan. Copula merupakan suatu metode untuk
mengeksplorasi dan mengkarakterisasi struktur dependensi atau ketergantungan
antar variabel acak melalui fungsi distribusi marginal. Hasil dari pemodelan
tersebut didapatkan bahwa model ARIMA terbaik dalam pemodelan klaim diajukan
dan dibayarkan sama yaitu model ARIMA (0,1,1), sedangkan model copula terbaik
yaitu copula BB7 dengan masing-masing model dipilih berdasarkan nilai AIC dan
MAPE terkecil. Berdasarkan perhitungan prediksi pada pemodelan disimpulkan
bahwa model residual ARIMA berbasis copula lebih sesuai digunakan untuk
menerangkan perilaku klaim diajukan dan dibayarkan pihak tertanggung dalam
asuransi kesehatan, dibandingkan model ARIMA.
Collections
- Statistics [1223]
